Gereja Bethel Indonesia

Wisuda XXV STTBI - Sambutan Om Sur & Pdt Japalin Marbun

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
Indeks Artikel
Wisuda XXV STTBI
Orasi Ilmiah Pdt. Dwidjo Saputro
Sambutan Om Sur & Pdt Japalin Marbun
Sambutan Dirjen Bimas Kristen
Kesan Pdt Jorry Tasik dan tante Oly
Seluruh halaman

 

Usai orasi ilmiah, Om Sur selaku wisudawan tertua dan sesepuh GBI tampil memberikan sambutan singkatnya. Ia berpesan agar berdoa dengan roh dan akal budi bisa berjalan dengan seimbang. Hal itu identik dengan proses orang percaya untuk menjadi rupa dan gambar Allah.“Setelah mendapatkan gelar, para alumni bisa tunjukkan ekspresi, karakter sebagai sosok pribadi yang matang dan memberi dampak. Jangan sampai gelar hanya menjadi hiasan kartu nama saja. Sabar, dewasa, sangkal diri dalam kehidupan sehari-hari,” pesannya.


Pdt. Japarlin Marbun mewakili BPH GBI mengatakan, pendiri STTBI Pdt. H.L. Senduk telah memikirkan sebuah lembaga untuk mempersiapkan SDM GBI menjadi maju dan berkembang untuk hormat kemuliaan nama Tuhan. “Perkembangan SDM tidak bisa ditawar lagi. Kualitas dan kuantitas harus lebih berkembang lagi, sehingga menjadi teladan bagi STT lain,” ujarnya. Dengan nada suka cita, Pdt. Japarlin menambahkan, dalam pertemuan dengan Aras Nasional, GBI diakui sebagai denominasi terbesar. Hal itu, bisa diraih melalui lembaga pendidikan yang berkualitas. Ia juga mengingatkan tentang banyaknya lulusan PT (perguruan tinggi) yang tidak siap bekerja, sehingga menciptakan pengangguran elit.“Jangan pernah berhenti belajar supaya bisa melayani jemaat secara maksimal. Jika jemaat sampai pindah gereja, hal itu disebabkan oleh tidak terjawabnya kebutuhan mereka,” kata Pdt. Japarlin.




Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh