Wisuda XXV STTBI - Kesan Pdt Jorry Tasik dan tante Oly
Ditulis oleh prambudi Selasa, 16 Agustus 2011 11:28
| Indeks Artikel |
|---|
| Wisuda XXV STTBI |
| Orasi Ilmiah Pdt. Dwidjo Saputro |
| Sambutan Om Sur & Pdt Japalin Marbun |
| Sambutan Dirjen Bimas Kristen |
| Kesan Pdt Jorry Tasik dan tante Oly |
| Seluruh halaman |
Ucapan syukur kepada Kristus, meluncur dari Pdt. Jorry Tasik. Mantan Ketua BPD DKI Jakarta ini mengatakan bahwa acara wisuda dan kelulusan para wisudawan ini adalah anugerah Kristus. Ia bersyukur bahwa Om Ho mendirikan lembaga pendidikan (Seminari Bethel, kini STTBI, Red) walau dengan susah payah dan hal ini merupakan proses yang masih terus berlangsung hingga kini. Sesepuh ini juga menilai ITKI kini terus mendidik mahasiswa agar menjadi sosok yang berhasil dengan kesungguhan hati.
Ia juga bersyukur, putera Om Ho, Pdm. Steve Senduk kini menjadi seorang hamba Tuhan dan membuka acara wisuda dengan doa. Selain itu, alumnus STTBI dan sekaligus pemilik gedung tempat widuda ini, bisa mendorong simpatik dan memberikan motivasi bagi banyak orang , bahkan dunia. “Mari jadikan STTBI ini sebagai contoh bagi STT lain di Indonesia,” ujarnya sembari didampingi sekum BPH GBI yang pernah mendampinginya sebagai sekretaris BPD DKI Jakarta.
Pdt. Oly Mesach dalam pernyataan singkatnya mengatakan, gereja harus melihat 10-15 tahun ke depan. Gereja harus berani mengubah diri, lahirkan pemimpin baru dan muda. “Saya bisa mengatakan kini, sampai disini tugasku dan biarlah aku pulang dengan damai sejahtera, karena mataku telah melihat keselamatan bagi Israel. Begitu juga saya telah melihat generasi baru,” katanya.
Ia menghimbau agar para generasi pendahulu, bisa menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada generasi yang lebih muda. Pdt. Oly berpesan agar gereja Tuhan tidak boleh berhenti dalam proses kepemimpinan dan melihat perubahan zaman. “Tetap ikuti perkara-perkara baru. Tidak ikut dalam perubahan dunia tetapi bisa memahami pola pikir orang zaman kini dan zaman yang akan datang”, ujarnya. Selamat dan Sukses. [pram]


