Gereja Bethel Indonesia

Dampak berjejaring bagi Visi untuk Transformasi

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Pdm. Timotius Tan, MA (Ketua PP DPA GBI)


Graha Bethel-DPA GBI, Dihari kedua Konsultasi Nasional 2011, acara dimulai dengan praise & worship, yang dilanjutkan dengan sesi 4 dengan pembicara Pdm. Timotius Tan (Ketua Pengurus Pusat DPA GBI). Mengutip dari Matius 16:21-23, katanya bahwa untuk mentransformasi bangsa ini generasi muda harus memiliki Pola pikir Allah dan memiliki perasaan Allah.





Lebih lanjut Ko Tim (biasa disebut) mengatakan untuk bisa mencapai transformasi yang ideal, adalah generasi muda harus hidup kudus, karna tanpa kekudusan apapun kerinduan kita, Tuhan tidak berkenan.

Kemudian generasi harus sehat. Sebab tanpa kesehatan bagaimana generasi muda bekerja keras guna mencapai tujuan yaitu transformasi. Generasi muda juga harus cerdas. Lanjutnya, Generasi muda khususnya pebisnis muda jangan cuma kaya doang, tetapi sangat kaya dan menggunakan kekayaannya itu untuk tujuan Allah. Kemudian Ko Tim juga mengatakan bahwa generasi muda harus siap mati untuk Tuhan, untuk mencapai transformasi itu.


Ko Tim menyampaikan bahwa transformasi tidak semena-mena terjadi begitu saja, tetapi harus ada kerja keras yaitu kerja keras para generasi muda.


Setelah sesi 4 ditutup dengan doa oleh Pdm. Johny Kilapong (Ketua Pengurus Daerah DPA GBI NTT).


Pdt. Dr. Bambang WijayaKemudian dilanjutkan dengan sesi ke-5 oleh Pdt. Dr. Bambang Wijaya, dalam materinya yang bertema World Prayer Assembly dan dampak bagi pemuda dalam berjejaring dan membangun bangsa. Membuka materinya Dr. Bambang mengutarakaan ada sebuh rumah sakit University College Hostipal yang mungkin sama pada umumnya, namun ada yang berbeda didalam bagian selatan rumah sakit itu.


Pasalnya dibagian selatan Rumah Sakit itu terdapat sebuah mumi dari seorang filsuf dan ekonom Inggris yang bernama Jeremy Bentham dan telah berusia ±250 tahun. Tetapi yang menarik adalah setiap rapat tahunan mumi itu ikut rapat, namun ketua rapat menyapa Ladies & Gentelment "Present but not a voting" yang maksudnya hadir tetapi kehadirannya tidak memberikan suara yang artinya kehadirannya tidak berdampak.


Lebih lanjut Dr. Bambang menyampaikan bahwa Tuhan menghadirkan manusia bukan karena Tuhan iseng, tetapi Tuhan punya tujuan dan maksud menghadirkan manusia di bumi.


Jadi dimanapun kita berada berilah kontribusi dan jadilah berdampak, dari sejarah Tuhan selalu memakai generasi muda untuk berdampak bagi dunia.


Hidup ini harus punya tujuan, namun tujuan itu harus yang mulia, kata Dr. Bambang. Mengutip dari dari Sam Ratulangi (Pahlawan dari Minahasa) Orang hidup untuk menghidupi orang lain.

Comments  

 
0 #1 Nelson 2011-10-27 16:04
Dimulainya era Kebangkitan Anak Muda
Quote
 

Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh