Gereja Bethel Indonesia

SMD III BPD DKI Jakarta - Sambutan tertulis Ketum BPH GBI

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
Indeks Artikel
SMD III BPD DKI Jakarta
Makna Kerajaan Allah
Sambutan Tertulis ketum BPH GBI
Sesi Seminar
Seluruh halaman

Ketua Umum BPH GBI, Pdt. Jacob Nahuway dalam sambutan tertulisnya di buku acara, berpesan agar para hamba Tuhan memiliki pikiran dan perasaan Kristus agar dalam menggembalakan jemaat dapat melayani seperti Kristus melayani (Filipi 2:5-11). Prioritaskan kehendak Allah dalam seluruh aspek kehidupan (I Yohanes 2:15-17). Para gembala GBI DKI Jakarta mempunyai tugas dan tanggung-jawab untuk mewujudkan kasih dan kebaikan Kristus melalui tindakan nyata kepada kota dan masyarakat (Yeremia 29:7).

Sebelum acara pembukaan, Pdt. Paul R. Widjaja memberikan sambutan singkatnya. Ia mengatakan, sebagai pemimpin gereja di Jakarta, para hamba Tuhan sebagai pemimpin gereja diharapakan terfokus kepada jiwa-jiwa dan jemaat lokal yang telah Tuhan percayakan. Tujuannya, agar pelayanan bisa bertumbuh dan berkembang di dalam Tuhan,” ujar Pdt. Paul.

Peresmian Oleh Pdt. Jorry TasikBerkaitan dengan kota dan bangsa, ia menghimbau agar gereja terus menyatakan kasih dan kebaikan Kristus bagi kota Jakarta. Pdt. Paul mendorong juga agar gereja-gereja dan hamba-hamba Tuhan bisa saling mengenal, menguatkan, dan terus semangat dalam melayani Tuhan.

Pdt. Paul mencermati situasi terkini yaitu kondisi bangsa ini sedang “panas”. Ia berpesan agar sebagai hamba Tuhan, jangan sampai terpengaruh kondisi seperti ini. Masih banyak masalah-masalah seperti ekonomi, kemiskinan, bencana alam dan lain-lain. Saling bergandengan tangan dan persilahkan Roh Kudus memberi kekuatan dan memberdayakan para pelayan Tuhan. Usai menyampaikan sambutan, acara dilanjutkan dengan peresmian. Pdt. Jorry Tasik memukul gong dengan didampingi oleh pejabat BPD DKI Jakarta dan Pdt. Pudjo.



Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh