Nikah Massal - Berharga di mata Tuhan
Ditulis oleh prambudi Selasa, 26 Juli 2011 14:39
| Indeks Artikel |
|---|
| Nikah Massal |
| Berharga di mata Tuhan |
| Kemiskinan 2010 |
| Seluruh halaman |
Dalam sambutan ringkasnya, Hana Ananda mengatakan, sekalipun dihadapan manusia keluarga pra sejahtera ini dianggap sampah, tetapi mereka berharga di mata Tuhan.Ia berpendapat, dengan memperhatikan yang kecil, bisa temukan kesatuan. Sehingga, melalui persatuan bisa mencapai keadilan sosial bagi semua bangsa Indonesia.
Wanita yang berkiprah selama 20 tahun melayani kaum miskin ini dengan suka-cita menyatakan bahwa acara ini bisa masuk sebagai bagian dari HUT DKI Jakarta ke-484. “Anda tidak butuh papan saja, melainkan status juga. Anda adalah bagian dari bangsa ini”, ujarnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana acara ini, Pdt. Shepard Supit mengatakan dalam sambutan ringkasnya bahwa status warga negara adalah hak asasi masyarakat. Para peserta pernikahan ini berasal dari 44 kecamatan di seluruh wilayah DKI Jakarta. “Kita semua merindukan bangsa yang semakin jaya, rukun, damai walau beda suku dan agama,” katanya.


