Gereja Bethel Indonesia

Lakukanlah Kebaikan, Keadilan dan Kebenaran !

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

 

 

E56-GBI-Kapernaum-Natal-01Tiga karakter “Terang Kristus” yakni kebaikan, keadilan, dan kebenaran, merupakan inti pesan Natal 2011 yang disampaikan Pdt. Ferry Haurissa Gembala GBI Kapernaum di Graha Bethel, Jakarta (Kamis, 15/12). Ia mengutip nats Yesaya 8:23 dan Yesaya 9:1 “Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu. Kalau dahulu TUHAN merendahkan tanah Zebulon dan tanah Naftali, maka di kemudian hari Ia akan memuliakan jalan ke laut, daerah seberang sungai Yordan, wilayah bangsa-bangsa lain. Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar”.

 

Mengawali kotbahnya, Pdt. Ferry mengajak para undangan mencermati kondisi terkini bangsa yaitu masalah korupsi, hukum dan HAM. Bahkan, perkembangan terkini, rakyat Papua mempunyai keinginan yang kuat untuk meminta (Pemerintah pusat) agar melakukan referendum (penentuan nasib sendiri, Red) bagi masa depan Papua. Dengan nada bertanya, ia berkata apakah betul saat ini bangsa Indonesia sudah merdeka, tetapi kenyataannya seperti hidup dalam tawanan alias menjadi orang yang tertawan ?.

 

Ia optimis bahwa Indonesia tidak selamanya berada pada kondisi kesuraman dan terhimpit. Sebab, Alkitab menuliskan bahwa terang yang besar itu sudah datang. “Jika ia datang, maka kesuraman hilang. Kita perlu terang itu dan jika Ia datang kepada hidup kita maka hidup kita akan berbeda dan mempunyai pengharapan. Terang itu ialah Yesus Kristus yang datang ke dunia ini”, ujarnya.Selanjutnya, Pdt. Ferry memaparkan 3 kebenaran sesuai dengan Firman Tuhan berkaitan tentang terang yang datang ke dunia : Pertama, Terang akan membawa perubahan dari pikiran lama menjadi pikiran baru. Pikiran lama menyebabkan kegagalan, kekecewaan. Terang itu datang untuk menerangi pikiran dan hati, sebab hati adalah pusat pengambilan keputusan.


E56-GBI-Kapernaum-02Ia mengutip nats Filipi 4:8 “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu”. Pdt. Ferry yang juga Sekum BPH GBI ini juga mengutip nats lain yaitu Efesus 5 : 8-9 “Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang, karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran”. Ia menyimpulkan bahwa ketika seseorang percaya kepada Yesus Kristus, maka seseorang akan menampilkan dan sekaligus melakukan 3 hal yakni kebaikan, keadilan dan kebenaran.Terang mengubah kita agar memiliki pikiran yang benar, sebab pikiran yang negatif mempengaruhi tindakan seperti bisa menghasilkan kegagalan dalam mencapai sesuatu. “Seseorang akan mudah mengalami stres, kecewa, dan kegagalan, jika ia berpikir negatif. Sebaliknya, jika ia berpikir positif maka hal itu akan menaikkan motivasinya,” kata Pdt. Ferry.Ia berpesan agar orang percaya meninggalkan pikiran negatif seperti was-was terancam PHK, penyakit, dan lain-lain. Hindari berpikir seperti itu sebab, ia menambahkan apa yang kita pikirkan, itu yang akan menimpa kita. Nats Ayub 3:25-26 “Karena yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku tidak mendapat istirahat, tetapi kegelisahanlah yang timbul”.


Kedua, Terang berfungsi untuk membersihkan hidup kita. Yohanes 15:1-2 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah”.Untuk mencapai hasil yang maksimal, seseorang harus mau dibersihkan oleh Kristus dalam kehidupan pribadinya. Yesus rindu agar hidup kita mengalami suatu yang menghasilkan “buah”. Yohanes 15:16 “Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu”.

 

E56-GBI-Kapernaum-Natal-03Pdt. Ferry menjelaskan bahwa Yesus diibaratkan sebagai seorang pengusaha. Dia rindu agar kita sebagai anak-anak rohani mengalami keberhasilan, bukan kegagalan. Kunci keberhasilan itu menurutnya ialah pada nats Yohanes 15:1-2 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya. Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah”.Ketiga, Terang itu datang ke dunia ini untuk menyertai kita. Matius 1:23 "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" yang berarti: Allah menyertai kita”. Jika Ia (Kristus) menyertai kita maka kita tidak perlu takut menjalani kehidupan ini. Roma 8:31 “Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita ? ”. Yesus datang untuk semua agama di bumi ini. Tetapi, untuk mendapatkan keselamatan, maka seseorang harus menerima terang yang besar yaitu Yesus Kristus, demikian Pdt. Ferry mengakhiri kotbahnya.

 

Selain kotbah Firman Tuhan, acara diisi dengan persembahan pujian dari remaja tuna netra yang terdiri dari seorang pemuji dan tim musik (drummer, keyboard), pujian dari vokal grup dan lain-lain. Acara diakhiri dengan ramah-tamah. Selamat Natal dan Tahun Baru 2012. [pram]

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comments  

 
0 #1 GBI KAPERNAUM BALI 2012-03-09 16:31
Amin Bapak Gembala
Quote
 

Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh