Kalau Tidak Salah, Lawan ! - Sosok Yap Thiam Hien
Ditulis oleh prambudi Senin, 20 Juni 2011 13:14
| Indeks Artikel |
|---|
| Kalau Tidak Salah, Lawan ! |
| Sosok Yap Thiam Hien |
| Paparan Ketua Umum PGI |
| Apa kata Todung Mulya Lubis |
| Seluruh halaman |
Yap Thiam Hien adalah sosok advokad (pengacara, Red) yang tidak memilih-milih klien yang dibelanya, sejak ia terjun kedalam dunia hukum pada tahun 1948. Ia kerap tampil membela kasus-kasus yang sarat dengan pelanggaran HAM dan perampasan keadilan. Kasus-kasus itu seperti G30S/PKI, Malari 1974, Tanjung Priok 1984, dan lain-lain. Namanya menjadi sumber inspirasi dan “obor api” perjuangan HAM yang terus menyala dan tidak pernah padam.
“Hiduplah Jujur” merupakan inti anjuran Yap Thiam Hien, dari anjuran lengkapnya “Kalau kau tidak salah, lawan !”. Hal itu dikutip oleh Rektor UKI Maruli Gultom dalam sambutan singkatnya yang berjudul “Triple Minority : Yap Thiam Hien”.
“Yap Thiam Hien turut serta membidani lahirnya UKI. Ia memiliki keteguhan hati, tetap setia kepada cita-cita dan tidak terombang-ambing perubahan zaman, “ ujarnya. Berkaitan dengan mahalnya biaya pendidikan universitas, Rektor mengatakan, sgenap sivitas akademika UKI jangan sampai menjadikan UKI sebagai universitas yang mahal dan hanya bisa dijangkau oleh golongan mampu. Arief Budiman memberikan gelar Yap Thiam Hien sebagai sosok Triple Minority : Keturunan Tionghwa-Kristen-Jujur.


