Gereja Bethel Indonesia

Kalau Tidak Salah, Lawan ! - Apa Kata Todung Mulya Lubis ?

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Indeks Artikel
Kalau Tidak Salah, Lawan !
Sosok Yap Thiam Hien
Paparan Ketua Umum PGI
Apa kata Todung Mulya Lubis
Seluruh halaman

 

Sosok Yap sebagai pemberi semangat, idealisme, tidak takut dan tidak jera menghadapi resiko, merupakan penilaian pengacara kondang Todung Mulya Lubis pada acara kuliah umum ini. Di mata Todung, Yap adalah sosok yang tidak mengejar ketenaran dan uang. Sembari mengkritisi situasi terkini seperti diskriminasi dan kekerasan pada tingkat yang mengkhawatirkan seperti keberadaan gereja yang dipermasalahkan, sulitnya mengurus pendirian gereja, pembiaran negara atas kekerasan yang terjadi. “Apa reaksi Om Yap jika ia masih hidup menyikapi kondisi seperti ini ?,” ujarnya dengan nada tanya. Tentang peran gereja, Todung menegaskan, gereja seharusnya berani meneladani penegakan hukum, keadilan, HAM di tengah situasi yang bobrok ini. Acara ini dipandu oleh Prof. Jan Aritonang. [pram]


Yap Thiam Hien lahir di Koeta Raja, Aceh (25 Mei 1913). Ia memperoleh gelar Meester in de Rechten, Leiden, Belanda (1946) dan pada tahun 1948/1949, ia membuka kantor pengacara bersama Mochtar Kusumaatmadja. Ia ikut berperan untuk mendirikan Universitas Kristen Indonesia (UKI). Harry Tjan Silalahi memberikan julukan Yap sebagai triple minority (Tionghwa, Kristen, Jujur).

Berita Terkait



Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh