HMC : Siapakah Aku Ini ?
Ditulis oleh prambudi Selasa, 08 November 2011 11:03
Untuk meningkatkan kapasitas pelayanan para pelayan Tuhan khususnya siswa-siswi SMPD Jonggol angkatan XIII, Departemen Misi Pelmas BPH GBI bekerja-sama dengan BPD Jawa Barat mengadakan HMC (Healing Movement Camp) di Graha Bethel, Jakarta (8-9/11).
Tercatat 16 siswa dan 7 siswi mengikuti HMC ini. Menurut keterangan singkat pembicara, Suleman, HMC ini akan diisi dengan pemaparan materi yaitu pemulihan hati Bapa, gambar diri, hidup benar dan kudus di hadapan Tuhan, pemulihan luka bathin, dan pelepasan.Lebih lanjut, Suleman yang juga Kepala Departemen HMC GBI Giant Bekasi menambahkan, materi pemulihan hati Bapa berhubungan dengan pemulihan hubungan dengan orang tua, gembala dan Tuhan.
Gambar diri berkaitan dengan mengenali diri atau memahami siapa aku ini. Pemulihan luka bathin berkaitan dengan pengampunan. Pelepasan bermakna bagaimana seseorang terlepas dari berbagai keterikatan yang menghalangi hubungannya dengan Tuhan.Ketika Redaksi menanyakan alasan diadakannya HMC ini bagi siswa SMPD, Suleman menjelaskan bahwa dalam kehidupan sehari-hari, mereka mengalami perjumpaan dan sekaligus “benturan” dengan sesamanya. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta bisa menjaga hati dalam kehidupan sehari-hari dan pelayanan. “Selain itu, mereka lebih antusias mengikuti pelajaran di kelas (SMPD) atau diladang Tuhan. Mereka lebih memahami tugas dan tanggung-jawab sesuai dengan talenta yang Tuhan telah berikan. Tujuannya untuk memuliakan nama Tuhan,” ujarnya. Ia optimis pemulihan akan terjadi pada kehidupan peserta. Alasannya, usai sesi demi sesi, peserta diminta secara suka rela untuk memberikan kesaksiannya di depan para peserta lainnya dan pembicara.
Hal senada disampaikan oleh Pdt. Andy Markus, seorang pembicara pada sesi HMC ini. Gembala GBI Giant Bekasi ini mengaminkan pernyataan Suleman. Bahkan, katanya, para siswa menjadi mudah diajar di kelas, mempunyai penundukan diri dan kerendahan hati. Hal itu sesuai dengan penuturan Pdt. Josafat Mesach kepadanya beberapa waktu yang lalu.Mempersiapkan diri secara jasmaniah dan rohaniah merupakan hal terbaik sebelum seseorang terjun ke dalam ladang Tuhan, sekaligus siap menghadapi berbagai tantangan zaman. Selamat dan Sukses. [pram]


