Gereja Bethel Indonesia

The Power Of Change

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

"Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah; apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna" (Roma 12:2)

 

Dari ayat bacaan Firman Tuhan hari ini, minimal kita akan melihat beberapa kebenaran tentang kekuatan sebuah perubahan (The Power of Change), yakni:

 

1. Perubahan akan membuat kita mengerti kehendak Allah. Keberdosaan kita menyebabkan kita tidak mampu mengerti kehendak Allah, sehingga kita seringkali melangkah dan bertindak tidak sesuai dengan kehendak Allah, akibatnya kita selalu mengalami kegagalan demi kegagalan.

Orang yang benar-benar menyerahkan hidupnya secara total kepada Kristus, maka ia pasti akan mengalami perubahan, itu berarti menjadi Kristen tidak jaminan bahwa dia pasti mengalami peruabahan. Memang idealnya, setiap orang yang menjadi Kristen harus mengalami perubahan, namun faktanya banyak orang yang mengklaim dirinya sebagai orang Kristen, namun hidup mereka bertolak belakang dengan predikat yang disandang.

 

Kenapa demikian? Jawabannya karena mereka tidak sungguh-sungguh menjadi orang Kristen, orang yang sungguh-sungguh menjadi Kristen adalah orang yang hidup dalam kebenaran Allah.

 

Lebih baik mengalami perubahan secara perlahan daripada tidak bergerak sama sekali

 

2. Perubahan membuat hidup kita berkenan kepada Allah. Salah satu rahasia untuk diberkati oleh Tuhan adalah memiliki hidup yang berkenan kepada Tuhan. Tuhan pasti tidak akan membiarkan hidup kita sengsara, hal ini terjadi karena Dia sangat mengasihi kita.

 
Renungkanlah

1. Perubahan seperti apakah yang Tuhan inginkan terjadi atas hidup saudara? Sudahkah itu saudara lakukan / alami?

2. Mengapa begitu penting saudara harus berubah dalam sikap dan tindakanmu untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari?

 

 

Kasih-Nya kepada kita telah Dia buktikan melalui kesediaan-Nya mati terselib, Dia tersalib karena kasih-Nya kepada kita, Dia tersalib karena Dia ingin kita bahagia. Itu sebabnya, bila kita hidup berkenan kepada-Nya, maka kita pasti tidak akan dibiarkan-Nya.

 

3. Perubahan menunjukkan bahwa kita adalah milik Kristus. Kita tidak akan sama dengan dunia ini, buila kita telah mengalami perubahan. Kita akan menjadi berbeda dengan dunia ini meskipun kita masih hidup di dalam dunia ini, tatkala kita mengalami perubahan. Bahkan perubahan yang kita demontrasikan, membuktikan bahwa kita adalah milik Kristus.

 

Perjalanan panjang kita sebagai orang Kristen, bukanlah patokan bahwa kita sudah menjadi milik Kristus, setiap minggu beribadah, juga bukanlah patokan. Keterlibatan kita dalam pelayanan pun bukanlah jaminan. Yang membuktikan bahwa kita adalah milik Kristus adalah tatkala kita dapat menampilkan perubahan hidup dalam setiap derap langkah hidup kita.

 

Perubahan dari hidup yang lama (hidup yang berdosa) kepada hidup yang baru (hidup yang kudus), hidup yang sejalan dengan keinginan Tuhan, sebab itulah yang dikehendaki oleh Allah. Sudahkah saudara mengalami perubahan?

 

Doa

Aku mau berubah ya Tuhan untuk hidup semakin hari semakin berkenan kepada-Mu. Ingatkan aku selalu untuk tetap berjalan dalam jalur-Mu Tuhan. Amin

Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh