Kasih Karunia Allah Yang Besar
Ditulis oleh Pdt. Purim Marbun, M.Th Selasa, 27 Desember 2011 09:48
"Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah" (Lukas 1:30).
Tidak ada yang bisa menyangkal, bahwa kelahiran Yesus Kristus ke muka bumi ini adalah bukti kasih karunia Allah bagi dunia. Allah ingin menyelamatkan manusia yang terpuruk karena dosa dan juga memberikan jalan keselamatan serta hidup yang kekal bagi mereka yang percaya kepada Dia (Yoh. 3:16). Proses kelahiran-Nyapun sungguh amat ajaib, dimana Yesus dikandung dari Roh Kudus dan Dia bertumbuh bukan karena proses manusiawi. Inilah yang tidak bisa dipahami oleh akal dan pikiran manusia, termasuk oleh Yusuf dan Maria yang adalah kedua orang tua Yesus. Ini membuktikan, bahwa Yesus bukan manusia biasa, melainkan manusia luar biasa.
Sama halnya dengan kita dalam menerima keselamatan dari Tuhan, betapa semua itu adalah kasih karunia Tuhan, bukan karena usaha kita, bukan karena kepintaran kita, juga bukan karena apa yang kita lakukan. Semata-mata adalah karena kasih karunia Tuhan.
Implikasi dari kasih karunia yang besar dan diberikan Tuhan kepada kita adalah bagaimana kita mengasihi dan mempergunakan kasih karunia itu dengan baik. Artinya hargai dan pentingkan apa yang telah Tuhan berikan kepada kita. Dengan catatan ini, maka yang terpenting dalam diri kita adalah merespons apa yang telah Tuhan buat bagi kita.
Kelahiran Yesus Kristus di muka bumi adalah bukti kasih karunia Allah bagi dunia ini
Jika keselamatan itu anugerah, maka hargailah anugerah itu dengan cara melakukan apa yang Tuhan inginkan dalam hidup kita! Jika hidup kekal adalah anugerah, maka pemberian itu jangan pernah diangap sepele, melainkan kita harus melakukan yang terbaik bagi Tuhan melalui seluruh kehidupan kita.
1. Bagaimana saudara dapat merasakan kasih Allah yang besar melalui kelahiran Tuhan Yesus di muka bumi ini?
2. Apakah maksud terdalam dari Injil Yohanes 3:16 bagi saudara secara pribadi?
Kasih karunia yang besar juga harus dimengerti, bahwa Allah begitu mengasihi kita lebih dari yang kita pikirkan dan inginkan (Yoh. 3:16). Kasih yang besar itulah yang harus mendasari semua perilaku dan keberadaan kita, sehingga membawa kita sebagai pribadi yang berkenan di hadapan-Nya. Alami kasih karunia Tuhan dengan memberikan diri kita dibimbing dan dipimpin oleh Roh Kudus. Dengan mengerti bahwa hidup ini adalah kasih karunia, maka yang paling prinsip dalam hidup ini adalah miliki kerendahan hati dan penyerahan diri kepada Tuhan, sebab segalanya telah dianugerahkan kepada kita.
Doa
Aku bersyukur dan berterima kasih untuk kasih karunia-Mu yang besar, yang masih terus dapat aku nikmati sampai saat ini. Terima kasih juga untuk kelahiran Tuhan Yesus yang masih dapat aku rayakan. Amin.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


