Belas Kasih Yesus
Ditulis oleh Pdm. Frida M. Meyners, S.Th Kamis, 22 Desember 2011 12:44
Bacaan: Matius 20:29-34
"Maka tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan, lalu Ia menjamah mata mereka dan seketika itu juga mereka melihat lalu mengikuti Dia" (Ayat 34).
Tuhan Yesus melakukan banyak mujizat dan ada berbagai cerita di balik mujizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus, menarik untuk diperhatikan. Bahwa mujizat yang dilakukan oleh Tuhan Yesus ternyata sangat variatif cara dan proses mujizat itu terjadi. Kisah Yesus menyembuhkan mata kedua orang buta ini dengan sangat jelas menunjukkan, bahwa Yesus tergerak oleh belas kasihan terhadap kedua orang tersebut.
Sebelum mujizat dan belas kasihan Tuhan Yesus terhadap kedua orang buta ini, ternyata jika diperhatikan dengan seksama, maka ada upaya dari kedua orang buat itu untuk menarik perhatian Tuhan Yesus. Sikap kedua orang buta ini dapat menjadi gambaran bagi kita untuk memohon belas kasihan dari Tuhan Yesus terhadap permasalahan apa saja yang kita alami.
Sikap dari kedua orang buta ini, yang menarik untuk dipelajari, yaitu:
1. Keinginan yang kuat untuk sembuh. Hal itu tergambar dengan jelas dari teriakan mereka untuk memohon kesembuhan dari Tuhan Yesus. Mereka berseru: "Tuhan, Anak Daud, kasihanilah kami!" Meskipun Tuhan mengetahui setiap permasalahan kita, tetapi DIA mengharapkan kita untuk menyatakan setiap masalah kita dengan "keluhan yang sungguh-sungguh".
Tuhan Yesus sangat menghargai usaha dari setiap orang yang merindukan terjadinya mujizat dalam kehidupannya, meskipun mujizat adalah kuasa dari kedaulatan Tuhan yang mengadakan di daslam kehidupan kita. Tetapi kerinduan kita dan usaha yang serius melalui doa yang tidak pernah berkeputusan akan menggerakkan hati Allah untuk mengadakan mujizat itu.
Belas kasihan Tuhan akan turun atas pribadi yang melekat erat dengan-Nya
2. Tidak menyerah meskipun ada tantangan. Orang banyak menegor kedua orang buta itu supaya diam, tetapi mereka tidak mau terpengaruh dengan larangan dari orang disekitar mereka. Belas kasihan Tuhan tertuju kepada setiap orang yang tidak putus asa menghadapi tantangan terhadap keinginannya untuk melihat mujizat, kedua orang buat ini mengajarkan sikap yang tidak menyerah dan putus asa.
1. Permasalahan apa yang sedang saudara hadapi saat ini? Bagaimana saudara mengatasinya? Sudahkah itu saudara serahkan sepenuhnya kepada Tuhan? 2. Sikap-sikap seperti apa yang bisa menggerakkan hati Yesus untuk menolong saudara atas permasalahan yang dihadapi?
3. Memberitahukan keinginan secara jelas. Tuhan bertanya apa yang mereka mau dan mereka mengatakan, bahwa mereka ingin melihat. Mujizat terjadi ketika kita datang kepada Tuhan dengan permohonan-permohonan yang jelas, sehingga Allah akan menyatakan dalam bentuk mujizat yang nyata.
Jadi, jika kita mau mengalami dan merasakan belas kasihan Tuhan Yesus selalu dalam hidup ini, maka teladanilah kedua orang buta ini. Apa yang menjadi kerinduan saudara saat ini? Nyatakanlah itu kepada Tuhan dengan tidak berkeputusan dan percayalah, bahwa Tuhan pasti menolong saudara!
Doa
Tuhan Yesus, berbelas kasihanilah atas segala masalah yang sedang aku alami saat ini (sebutkan). Aku membuka tangan dan menanti pertolongan-Mu Tuhan padaku. Amin
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


