Be Agile
Ditulis oleh Pdt. Ronny Daud Simeon, MPM Senin, 14 November 2011 07:26
"Sebab didalam Dia kita hidup, kita bergerak, kita ada, seperti yang telah juga dikatakan oleh pujanggamu: Sebab kita ini dari keturnan Allah juga" (Kisah Para Rasul 17:28)
Dalam ayat ini dikatakan bahwa kita adalah keturunan Allah, ini berarti didalam diri kita, Allah sudah meletakkan beberapa hal, yaitu:
1. Kingdom. Kingdom sudah diletakkan Allah didalam diri manusia ciptaan-Nya, dalam diri kita ada benih Kerajaan.
2. Kehendak Bebas (Free will) Kehendak bebas ada bagi setiap kita, karena hanya manusia yang diberikan kehendak bebas oleh Allah. Kita akan jadi sesuai dengan keputusan kita dan kita diberikan hikmat untuk mengambil keputusan tersebut. Dunia barat mengajarkan untuk menjelajah kehendak bebas, mengumbar nafsu; sedangkan negeri timur mengajarkan untuk mengekang nafsu. Dalam Kerajaan Allah berbeda, kita diajar untuk tunduk dan taat kepada kehendak Allah, bukan menaklukkan diri kepada keinginan sendiri atau kedagingan (Band. Yohanes 4:34).
Potensi adalah segala sesuatu yang Tuhan berikan dalam hidup kita dan diwujud-nyatakan. Katakan kepada Tuhan: "Tuhan, jangan cabut nyawa saya, sebelum semua potensi yang Kau tanam dalam diriku diwujud-nyatakan dan kumaksimalkan hidupku." Miliki mimpi yang besar, karena kita punya potensi didalam kelas dan rangkingnya Tuhan.
Orang yang tangkas dalam hidup ini akan selalu menemukan jalan, ketika berbagai pintu telah tertutup
Melihat ketiga poin diatas, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa "agile (tangkas)", karena semua potensi Kerajaan ada dalam hidup kita.
1. Sebagai keturnan Allah, hal-hal istimewa apa saja yang dimiliki oleh anak-anak-Nya?
2. Sudahkah ketiga hal istimewa ini saudara pakai untuk kemuliaan nama Tuhan?
3. Apakah saudara termasuk orang yang tangkas dalam hidup ini?
Sesudah dibaptis, Tuhan Yesus dikatakan oleh Bapa sebahai Anak yang dikasihi-Nya. Pernyataan Bapa tersebut mengandung arti: 1. Bapa Sorgawi memang Bapa-Nya. Pengakuan bahwa Yesus adalah Anak-Nya dan diperkenankan kepada dunia. 2. Yesus dipuji Bapa Sorgawi. Anak Yahudi di usia 10 tahun harus membantu bapanya. Dari usia 10-30 tahun, Yesus maksimal untuk keluarga-Nya, Tuhan Yesus mengembangkan semua potensi-Nya secara luar biasa, sehingga Yesus dipuji oleh Bapa Sorgawi.
Buktikan bahwa kita berbeda dengan yang lain, lakukan segala sesuatu dengan rajin! Dengan kerajinan yang dibangun dalam hidup kita, maka mutu dan nilai dari kehidupan kita pasti luar biasa. Inilah bagian yangn harus kita lakukan sebagai anak-anak Allah:
1. W = Work, bekerja. Ishak berjumpa dengan Ribka di ladang Bapanya.
2. W = Word, Firman Tuhan. Renungkan Firman dan lakukan, maka kita akan dibuat berhasil dalam segala jalan kita dan menolong kita dalam kehidupan.
3. W = Woman, bicara mengenai keluarga. Untuk mengekspresikan lebih lagi Kingdom dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dalam keluarga. Suami, perlakukan isterimu dengan penuh cinta!
Doa
Terima kasih Tuhan, untuk Firman-Mu hari ini, yang menguatkan aku sekaligus memotivasiku untuk semakin tangkas dalam hidup ini, khususnya dalam pelayanan pekerjaan-Mu. Amin
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


