Gereja Bethel Indonesia

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
Indeks Artikel
Saksi Yehova
Nama Saksi Yehova
Tokoh Saksi Yehova
Bahaya Saksi Yehova
Ajaran Saksi Yehova
Bersaksi Kepada Saksi Yehova
Seluruh halaman

PARA TOKOH PENDIRI SAKSI YEHOVA

Charles Taze Russel

SY didirikan oleh Charles Taze Russel (1852-1916) yang semula adalah anggota gereja Presbyterian, kemudian terpengaruh Adventisme soal ajaran akhir zaman dan ajaran Christadelphian yang berbeda dengan ajaran Kristen yang umum. Pada tahun 1879 Russell membentuk kelompok Bible Study sendiri, yang memilih Russell sebagai pimpinan mereka, bahkan menetapkannya sebagai pendeta. Kelompok ini segera menerbitkan majalah yang kemudian dikenal sebagai Watchtower.

Selain dipengaruhi oleh paham Adventis, Russell juga menganut paham Unitarianisme (yang berakar pada pandangan Arius dari abad ke-4), yang menolak Trinitas (Tritunggal). Ajaran SY bukanlah merupakan exegese dari Alkitab tetapi lebih merupakan ajaran para tokohnya. Salah satu buku utama mereka adalah karya Russel berjudul ‘Studies in the Scripture’ (Penyelidikan Alkitab) yang memiliki otoritas yang sangat tinggi.

Russel beberapa kali meramal tentang kedatangan Kristus yang keduakalinya, yaitu tahun 1874. Karena meleset, ia mengubahnya menjadi tahun 1914, tetapi ternyata meleset lagi. Untuk menutupi kegagalan nubuatnya, ia lalu mengatakan bahwa pada tahun 1914 itu Yesus memang sudah datang keduakalinya, tetapi Ia datang secara rohani, sehingga tidak terlihat. Russel juga mengajarkan bahwa tidak ada neraka sebagai tempat penghukuman kekal bagi orang-orang jahat, sebab setiap orang jahat akan ditiadakan (annihilated) pada saat ia mati.

Russell, semasa hidupnya terlibat beberapa kasus, antara lain: penipuan dengan menjual ‘gandum ajaib’, perzinahan sehingga dicerai oleh istrinya, melakukan sumpah palsu dalam pengadilan: Ia mengaku mengerti bahasa Ibrani, Yunani dan Latin, padahal akhirnya terbukti ia sama sekali tidak mengerti bahasa-bahasa itu.

Joseph Franklin Rutherford

Setelah Russel meninggal, Rutherford (1869-1942) menjadi pemimpin SY. Ia pertama kali berkenalan dengan ajaran Russell melalui beberapa wanita yang mengunjungi kantornya pada tahun 1894 sambil menjual majalah Watchtower. Latar belakang pendidikan dan pengalamannya di bidang hukum kelak sering membuat lembaga atau persekutuan Menara Pengawal ini melibatkan diri dalam berbagai masalah yang menyangkut hukum.

Rutherford mengajar pengikutnya untuk menolak kewajiban masuk militer. Dia juga menolak memberi hormat pada bendera negara karena dianggap kafir. Rutherford memulai penerbitan majalah Awake! (Sedarlah!) sebagai pelengkap Watchtower (Menara Pengawal).

Nathan H. Knorr

Nathan H. Knorr (1905-1977) menjadi presiden ketiga segera sesudah Rutherford meninggal. Ia memulai jabatan presiden ketika lembaga itu sedang menghadapi masa-masa sulit. Massa di Amerika Serikat sering bertindak kejam terhadap penganut SY. Ribuan orang SY dipenjarakannya karena menolak dinas wajib militer pada Perang Dunia II. Menyadari keadaan ini, Knorr berupaya menampilkan SY lebih simpatik, tidak lagi agresif dan konfrontatif seperti pada masa Rutherford, sehingga lebih diterima oleh masyarakat.

Knorr mengajarkan bahwa transfusi darah tidak sesuai dengan Alkitab. Prestasi terbesar pada masa kepresidenan Knorr adalah terbitnya Alkitab terjemahan mereka sendiri, yakni New World Translation of Holy Scripture pada tahun 1961. Mereka mengklaim bahwa terjemahan inilah yang paling sesuai dengan naskah asli Alkitab (padahal para penerjemah, termasuk Knorr tidak bisa bahasa asli Alkitab yaitu Ibrani dan Yunani).

F.W. Franz

Franz menduduki jabatan kepresidenan pada usia 84 namun masih sehat. Ia dipandang SY sebagai pakar dengan kecerdasan luar biasa. Ia dapat berbicara dengan lancar dalam lima bahasa: Yunani, Jerman, Spanyol, Latin dan Inggris. Dialah sumber utama seluruh ajaran SY selama kurun waktu yang panjang itu. Franz adalah penulis dan peneliti; kuat dugaan bahwa dialah penulis terselubung (ghostwriter) dari sebagian besar tulisan atas nama Rutherford.