Gereja Bethel Indonesia

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
Indeks Artikel
Saksi Yehova
Nama Saksi Yehova
Tokoh Saksi Yehova
Bahaya Saksi Yehova
Ajaran Saksi Yehova
Bersaksi Kepada Saksi Yehova
Seluruh halaman

PASAL 4

BERSAKSI KEPADA SAKSI YEHOVA

Setelah mempelajari kesesatan pemahaman dari ajaran SY, maka sebagai murid Kristus yang sejati kita perlu menyadarkan mereka akan kekeliruannya, walaupun hal itu tidaklah mudah. Beberapa langkah praktis untuk melakukannya adalah sebagai berikut:

1. Tentunya kita harus memiliki pemahaman Alkitab yang solid terlebih dahulu sebelum berusaha memenangkan mereka. Karena itu bacalah Alkitab setiap hari dan ikutilah kelas pemuridan atau pemahaman Alkitab di gereja. Bacalah pula buku-buku rohani yang berkaitan dengan doktrin kepercayaan atau iman Kristen.

2. Perlakukankan penganut SY secara sopan. Hargai mereka sebagai pribadi, dan cari hal-hal dimana ada persetujuan pendapat, serta kemungkinan menggunakannya sebagai pembuka jalan untuk membetulkan kesalahpahaman SY. Lihat bagan di bawah ini:

KEPERCAYAAN SAKSI YEHOVA

BENAR

SALAH

Alkitab itu Firman Allah

Alkitab tidak dapat dipahami tanpa tafsiran SY

Allah itu Pencipta semesta alam

Yesus itu pun makhluk ciptaan Allah

Yesus bangkit dari maut

Yesus bangkit sebagai makhluk roh

Tuhan Yehova itu Allah yang Mahaesa

Ajaran Tritunggal tidak dapat diterima

Banyak orang Kristen gadungan

Hanya SY saja orang Kristen yang benar

Allah menghendaki kesatuan umat-Nya

Kesatuan umat Allah hanya ada dalam SY

Perbuatan baik itu penting sekali

Perbuatan baik adalah syarat keselamatan

Kedatangan Kristus itu pasti dan penting

Kedatangan Kristus sudah terjadi tahun 1914

Kerajaan Allah perlu diperluas di bumi ini

Kerajaan Allah tidak lain ialah organisasi SY

3. Ajak SY mengamati Alkitab ayat demi ayat, pasal demi pasal, bukan mencari “ayat bukti” dari berbagai tempat di Alkitab. Untuk mempelajari keilahian Yesus bahas misalnya kitab Kolose dan Yohanes. Selain membahas masalah kepercayaan ceritakanlah pengalaman pribadi Anda dengan Kristus, dan juga kepastian keselamatan yang Anda miliki di dalam Dia karena penebusan Kristus.

4. Pinjamkan bahan cetakan yang memuat ajaran Kristen yang benar. Terangkanlah jalan keselamatan kepada mereka yaitu dengan cara beriman kepada Yesus, bukan melalui amal perbuatan. Efesus. 2:8-9 mencatat “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.”

5. Doakan mereka dan rebut mereka dari penyesatan si jahat. Setelah itu bimbing mereka agar menjadi orang Kristen yang bertumbuh secara rohani. Yakobus 5:19-20 mencatat, “Saudara-saudaraku, jika ada di antara kamu yang menyimpang dari kebenaran dan ada seorang yang membuat dia berbalik, ketahuilah, bahwa barangsiapa membuat orang berdosa berbalik dari jalannya yang sesat, ia akan menyelamatkan jiwa orang itu dari maut dan menutupi banyak dosa”. Amin.

BACAAN PELENGKAP

Aritonang, Jan S. Berbagai Aliran di Dalam dan di Sekitar Gereja, Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995.

Beckford, J.A. The Trumpet of Prophecy – a Sosiological Study of Jehova’s Witnesses. New York: John Wiley and Sons, 1975.

Bergman, J. Jehovah’s Witnesses and Kindred Groups –  Historical Compendium and Bibliography. New York & London: Garland Publishing Inc., 1984.

Botting, H. & G. The Orwellian World of the Jehova’s Witnesses. Toronto: University of Toronto Press, 1984.

Editor. Bagaimana Menghadapi Saksi Yehuwa. Bandung: Lembaga Literatur Baptis, 1976.

Franz, R. In Search of Christian Freedom. Atlanta: Commentary Press, 1991.

Harisson, B.G. Visions of Glory – A History and Memorial of Jehova’s Witnesses. New York: Simon and Schuster, 1978.

Karena Allah Itu Benar Adanya (revisi) (terjemahan Let God be True. revisi 1952). Brooklyn: International Bible Students Association, 1960.

Martin, W.R. Jehova of the Watchtower. Chicago: Moody Press, 1974.

Penton, M.J. Apocalypsed Delayed – The Story of Jehovah’s Witnesses. Toronto etc.: University of Toronto