Gereja Bethel Indonesia

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 
Indeks Artikel
Saksi Yehova
Nama Saksi Yehova
Tokoh Saksi Yehova
Bahaya Saksi Yehova
Ajaran Saksi Yehova
Bersaksi Kepada Saksi Yehova
Seluruh halaman
KATA PENGANTAR

“Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia” (I Yoh. 4:1-3).

RubinAdi_AbrahamDewasa ini, banyak anggota gereja dikunjungi oleh anggota sekte Saksi Yehova yang datang ke rumah sambil menawarkan literatur yang dicetak bagus dengan harga murah seperti “Menara Pengawal” dan “Sedarlah!” Penganut Saksi Yehova yang mengaku Kristen ini bahkan mengajak anggota gereja tersebut berdiskusi mengenai ayat-ayat Alkitab sambil mewartakan ajaran mereka yang ternyata berbeda bahkan bertentangan dengan doktrin iman Kristen pada umumnya. Akibatnya timbullah keresahan di kalangan umat percaya. Sebetulnya kegiatan Saksi Yehova di Indonesia pernah dilarang pada tahun 1976 melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI. Namun kemudian tanggal 1 Juni 2001, SK itu dicabut oleh SK Jaksa Agung RI pula.

 

Memang dalam era reformasi dengan demokrasinya, dan bebasnya informasi melalui internet, sudah bukan masanya kalau umat Kristen menolak kehadiran mereka secara resmi karena itu dinilai melanggar HAM, tetapi umat Kristen dengan institusinya tentu tepat bila menolak mereka sebagai bagian dari agama Kristen karena kelompok Saksi Yehova menolak Yesus sebagai Allah yang datang dalam rupa manusia untuk menebus orang yang percaya kepada-Nya. Mereka juga menyatakan bahwa Alkitab banyak salah terjemahan, lalu mereka membuat terjemahan Alkitab sendiri yang isinya banyak memutar-balikkan kebenaran Firman Allah, jadi berbeda dengan kekristenan secara umum.

Buklet ini ditulis, khususnya untuk para pejabat dan jemaat Gereja Bethel Indonesia (GBI) sebagai petunjuk ringkas dan praktis tentang: Apakah Saksi Yehova itu, apa saja ajaran mereka, dan bagaimana pandangan serta sikap GBI mengenai hal tersebut. Ini berguna bagi pembaca secara pribadi, namun akan lebih besar pengaruhnya bila bahan ini dapat diseminarkan di gereja-gereja khususnya GBI oleh para pejabat yang telah mempelajarinya. Hal itu penting untuk membentengi jemaat dari bahaya penyesatan Saksi Yehova.

Buklet ini diterbitkan oleh Departemen Theologia dan Pendidikan GBI sebagai bagian dalam program pemberian tuntunan theologia praktis tentang isu-isu kontemporer melalui majalah resmi Sinode GBI: “Penyuluh” maupun melalui buklet seperti ini, yang diterbitkan secara berkala. Topik yang dibahas misalnya tentang: Kontroversi penggunaan nama Allah, Penemuan Injil Yudas, Menghadapi Saksi Yehova, dan sebagainya.

Harapan kami, semoga tulisan ini akan memberikan tuntunan kepada para pejabat GBI dalam pembinaan kepada warga jemaat yang Tuhan percayakan untuk digembalakan. Kiranya Roh Kudus menuntun kita ke dalam seluruh kebenaran!

Jakarta, Awal Maret 2009.

Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham, M.Th

Ketua Departemen Theologia dan Pendidikan GBI.