Gereja Bethel Indonesia

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 3
JelekBagus 
Indeks Artikel
Benarkah Injil Yudas itu The Lost Gospel?
Ajaran tentang Allah dan Dunia
Ajaran tentang pribadi Yesus
Ajaran tentang keselamatan
Ajaran tentang Yudas Iskariot
Sikap kita terhadap Injil Yudas
Seluruh halaman

 

C. SIKAP KITA TERHADAP INJIL YUDAS

Irenaeus, uskup dari Lyon, yang adalah murid Polikarpus (Polikarpus adalah murid rasul Yohanes), sekitar tahun 180 M. telah menulis buku: Adversus Haereses (Melawan Kaum Bidat) yang menyatakan IY itu sesat karena tidak mengandung fakta sejarah dan mengandung ajaran gnostik.. Menurut Irenaeus, pengarang Injil Yudas adalah para pengagum Kain, saudara Habil. Paham mereka disebut Kainit, dan aliran ini oleh Irenaeus dituduh sebagai sekte yang menokohkan figur-figur yang terkenal jahat di dalam Alkitab, termasuk Kain, Esau, Korah, orang-orang Sodom, dan Yudas Iskariot. Mengapa mereka dianggap pahlawan? Karena mereka percaya bahwa Allah PL bukan Allah yang Benar yang harus disembah. Mereka menentang perintah Allah PL bahkan secara ekstrim secara etis. Segala sesuatu yang diperintahkan oleh Allah PL justru mereka tentang, dan segala sesuatu yang dilarang justru mereka anjurkan. Bila Allah PL menganjurkan untuk memuliakan hari Sabat, tidak makan babi dan tidak melakukan perzinahan, mereka malah mengabaikan Sabat, makan daging babi dan melakukan perzinahan! Dengan pandangan yang terbalik ini tidak heran bila mereka menganggap orang yang dinyatakan sebagai musuh Yesus (dalam hal ini: Yudas Iskariot) sebagai sekutunya yang paling besar. Ajaran gnostik dalam IY ini jelas bertentangan dengan ajaran Alkitab, yang mengajarkan antara lain: dunia ini diciptakan oleh Allah yang benar dan mahabaik, Allah PL dan Allah PB adalah pribadi yang sama, keselamatan diperoleh karena beriman kepada penebusan Yesus Kristus, dan Yudas Iskariot adalah seorang pengkhianat. Pada masa kini tidak ada bukti historis lain yang cocok dan mendukung isi IY ini. IY juga tidak mengubah bukti-bukti yang didukung oleh teks-teks asli yang dikanonisasikan sebagai Alkitab Kristen, sehingga ajaran yang terkandung di dalam IY tidak dapat dipegang sebagai pokok kepercayaan Kristen yang benar. Sebetulnya IY bukanlah satu-satunya injil gnostik. Banyak injil gnostik lain yang telah ditemukan, dan siapa tahu kapan-kapan ditemukan lagi injil-injil gnostik yang lain. Sebab dalam rangka menarik orang untuk memercayai keyakinan gnostik, bidat ini telah menyusun banyak "injil" yang mencatut nama-nama rasul dan murid Yesus. Bagi kita, IY dan juga injil gnostik lainnya hanya kepercayaan hasil imajinasi manusia sehingga tidak perlu kita menganggapnya sebagai kebenaran. Rasul Paulus pernah memperingatkan umat Kristen dengan tegas demikian, "Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain, yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus. Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia (Galatia 1:6-8). Amin.