Pengajaran
Ditulis oleh Donald Sendow Sabtu, 12 May 2012 09:58
Roma 6:1-6
6:1 Jika demikian, apakah yang hendak kita katakan? Bolehkah kita bertekun dalam dosa, supaya semakin bertambah kasih karunia itu? [ ti oun eroumen epimenoumen tê hamartia hina hê kharis pleonasê ] Paulus mempersoalkan anggapan salah bahwa orang percaya boleh berbuat dosa terus dan tetap aman dari hukuman karena kasih karunia Allah dalam Kristus. Paulus menanggapi penyimpangan antinomianis dari ajaran kasih karunia dengan menekankan satu kebenaran dasar: orang percaya sejati dikenal sebagai dalam Kristus oleh karena dibaptis dalam Kristus dan kematian mereka terhadap dosa.
Ditulis oleh Donald Sendow Jumat, 04 May 2012 19:40
Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik, ia mempunyai banyak sekali emas dan kuningan, karena terlalu banyak sehingga antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu.
Suatu hari raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka.
Ditulis oleh Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham Selasa, 10 May 2011 15:31
A. PEMAHAMAN TENTANG KAUM AWAM
Istilah kaum awam (Ing: laity) berasal dari kata Yunani: laikos, yang artinya: orang yang tidak punya jabatan resmi atau orang yang tidak punya pendidikan, bukan ahli. Mereka adalah jemaat biasa, bukan rohaniwan.
Sebetulnya dalam gereja mula-mula semua orang percaya dilibatkan dalam pelayanan. Bahkan dalam Kisah 6:1-7, para rasul memanggil jemaat untuk memilih tujuh orang untuk melayani orang miskin. Dalam Kisah 8:1b, 4 dicatat juga setiap anggota jemaat melayani dan mengabarkan Injil, sedangkan para rasul mengarahkan dan melengkapi mereka (Ef. 4:11-12). Jadi pendeta bukanlah “bintang panggung” yang melakukan segalanya sendiri (“one-man show”) melainkan orang yang melatih jemaat agar bisa melayani.
Ditulis oleh Raymond Nelson Senin, 14 Maret 2011 21:03
Orang sering berpikir bahwa, selama mereka melakukan apa yang tulus di yakini benar dan Allah akan senang. Mereka berkata, "Biarkan hati nurani Anda menjadi panduan Anda."Mari saya ceritakan tentang seorang pria yang tulus mengikuti hati nuraninya. Sebelum pertobatannya, ia tidak percaya bahwa Yesus adalah Kristus, sehingga ia menghujat Yesus. Ia menentang dan menganiaya pengikut Yesus, bahkan memenjarakan mereka dan membunuh mereka. Jelas semua orang Kristen dapat melihat bahwa ia salah. Bahkan, dia kemudian bertobat ketika ia menyadari bahwa ia telah menjadi "kepala orang-orang berdosa." Tentunya dalam kondisi ia tidak benar dengan Allah.
Ditulis oleh Raymond Nelson Kamis, 08 April 2010 01:27
Beberapa waktu yang lalu muncul berita menghebohkan tentang penemuan Injil yang katanya ditulis oleh Yudas Iskariot. Tulisan itu mengagungkan Yudas sebagai sahabat yang paling karib dari Yesus, bukan sebagai pengkhianat seperti yang diberitakan oleh Injil Kanonik (Matius, Markus, Lukas, Yohanes). Barth Ehrman, dalam bukunya "Misquoting Jesus", menyatakan bahwa Injil ini merupakan penemuan historis terbesar di abad 20. Mengomentari penemuan tersebut, para penentang Injil ada yang langsung mengatakan bahwa Injil yang ditemukan ini adalah Injil yang asli, Injil yang sebenarnya harus dipercayai oleh orang Kristen. Namun benarkah hal itu? Apakah Injil Yudas adalah Injil asli yang lama hilang, yang kini telah ditemukan kembali? Sebetulnya kitab "Injil Yudas" (IY) ditemukan secara tidak sengaja oleh petani sederhana di Al-Minya, Mesir sekitar tahun 1970-an, setelah 1700 tahun berada di padang pasir, dalam bentuk manuskrip papirus yang dijilid dengan kulit. Papirus itu sudah terpecah-pecah dan beberapa bagiannya hilang dan rusak parah dimakan waktu. Kodeks (kumpulan tulisan yang dijilid) ini kemudian disebut sebagai kodeks Tchacos karena dimiliki oleh seorang pedagang antik yang tinggal di Swiss bernama Frieda Tchacos Nussberger, sebelum diserahkan ke museum Koptik di Kairo, Mesir. Kodeks Tchacos ini terdiri dari empat tulisan berbahasa Koptik, yaitu:1. Surat Petrus kepada Filipus, yang juga ditemukan di Nag Hamadi (kodeks VIII).
2. Naskah Yakobus, versi lain dari Wahyu Pertama Yakobus dari kodeks V Nag Hamadi.
3. Injil Yudas.
4. Kitab Allogenes (si orang asing), julukan untuk Set, anak Adam dan Hawa.
Artikel yang lain...
Halaman 1 dari 3
- Mulai
- Sebelumnya
- 1
- 2
- 3
- Selanjutnya
- Akhir


