Gereja Bethel Indonesia

Pendampingan Kesehatan Bagi Jemaat - Kesehatan Holistik

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Artikel - Kesehatan

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
Indeks Artikel
Pendampingan Kesehatan Bagi Jemaat
Arti Parish Nurse
Pendidikan Keperawatan dasar
Kesehatan Holistik
Seluruh halaman

Pelkesi seminar Pengembangan kesehatan holistik berbasis jemaat memiliki prinsip tidak hanya bersifat individual dan karitatif (pengobatan massal, klinik, kunjungan orang sakit dan pemberian dana kesehatan, healing ministry) setelah itu selesai. Melainkan, ada prinsip berkelanjutan yaitu pemberdayaan jemaat. Hal itu disampaikan Sri Hunun Widiastuti, M.Kep. Selanjutnya, ia memaparkan tentang praktek perawatan kesehatan jemaat yang meliputi Direct care (perawatan langsung), communication (komunikasi) yaitu mengajarkan tentang pola hidup sehat, management (manajemen) yang terdiri dari kompetensi keperawatan, pendelegasian dan kerja-sama.


Perish nurse berkaitan dengan intervensi perawat jemaat yaitu pencegahan yang terdiri dari primer (menurunkan insiden penyakit: promosi kesehatan, pencegahan penyakit); sekunder (mengurangi prevalensi/pencegahan penyakit dengan cara deteksi dini, penanganan masalah kesehatan); tersier ( meminimalkan kekambuhan dan disabilitas kronik, mengupayakan klien pada tingkat fungsi optimal).Layanan kesehatan jemaat tidak bisa dipisahkan dari pendekatan holistik yang bersentuhkan dengan unsur budaya, psikologis, biologi spiritual dan sosial jemaat. Selain itu, terdapat juga unsur integrasi fisik dan spiritual.


Sri mengutip teori Hungelmann bahwa kesehatan spiritual atau kesejahteraan adalah rasa keharmonisan, saling kedekatan diri dengan orang lain, alam dan dengan “kehidupan yang tertinggi”. Rasa keharmonisan dicapai ketika seseorang menemukan keseimbangan antara nilai, tujuan, dan sistem keyakinan mereka dengan hubungan mereka di dalam diri sendiri dan orang lain. Situasi stres, penyakit, penyembuhan/pemulihan atau kehilangan, merupakan situasi yang menyebabkan distres spiritual (mempertanyakan Tuhan).


Diakhir paparannya, Sri Hunun menyampaikan, kesehatan spiritual bermakna keyakinan terhadap kekuatan yang lebih tinggi dan menghargai mortalitas dan aktualisasi diri. Hal itu mempengaruhi kesehatan secara mental emosional (cinta, harapan dan kontrol) dan fisik (perasaan baik, promosi kesehatan dan hubungan dengan dokter).


Sesi kedua diisi dengan pembahasan teknis penulisan buku dan isi pedoman buku “Pedoman Perawatan Kesehatan di Jemaat”. Buku ini rencananya terdiri dari 2  buku. Buku pertama berisi tentang pedoman pelaksanaan perish nurse yaitu pengertian, pengorganisasian dan pengelolaan perish nurse model; promosi, edukasi, perawatan kesehatan dasar. Buku kedua sebagai media advokasi untuk mendorong pemenuhan pelayanan dan perawatan kesehatan bagi masyarakat, yaitu tanggung-jawab dan hak-hak kesehatan warga negara. [pram]


Doakan :

Gereja-gereja memiliki beban untuk mengembangkan konsep perish nurse guna melayani jemaat dan masyarakat luas. Buku pedoman tersebut bisa terealisir dalam waktu dekat dan menjadi berkat bagi banyak orang.

Berita Terkait




Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh