Gereja Bethel Indonesia

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

E56 Yesus KekuatankuMazmur 28:7 “TUHAN adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku, dan dengan nyanyianku aku bersyukur kepada-Nya”.


Tema / Judul : Tuhan Sumber Kekuatanku

 

Tujuan Kotbah : Memberikan pengajaran kepada jemaat tentang kiat mendapatkan kekuatan dari Yesus Kristus.


Pendahuluan :


Kemampuan otak dan berpikir manusia terbatas, sebab itu ia harus bergantung kepada Tuhan Yesus sebagai sang pencipta. Dalam konteks yang lebih luas, negara Eropa yang tergabung dalam Uni Eropa tidak luput mengalami krisis ekonomi yang serius. Intinya, Tuhan yang mampu memberikan solusi atas sehala persoalan dalam dunia ini.


Kalimat Tanya : Bagaimana cara meraih kekuatan dari-Nya ?.


Kalimat Peralihan : Untuk mendapatkan kekuatan tersebut, mari lakukan langkah-langkah berikut ini.


Isi Kotbah


I). Ide Bagian Pertama : Masuk ke dalam hadirat-Nya yaitu melalui doa (Mazmur 32:6)


a. Uraian Penjelasan Pertama :


1. Melalui doa, berarti kita serahkan beban hidup kepada Tuhan (Matius 11:28).

2. Waspadai rintangan/hambatan-hambatan doa : kesibukan, kemalasan diri, tawar hati kepada Tuhan/keadaan dan iblis yang mengganggu konsentrasi doa.


Ilustrasi :


II). Ide Bagian Kedua : Menjalani kehidupan ini dengan penuh ucapan syukur (Ibrani 13:15).


a.Uraian Penjelasan Pertama :


1. Wujudnya antara lain bisa dengan memuji nama Tuhan (Mazmur 22:4).

2. Hidup dengan kejujuran (Amsal 11:1).

 

Ilustrasi :


III). Ide Bagian Ketiga : Melekat / dekat dengan Dia senantiasa (Mazmur 23:6 B)


a.Uraian Penjelasan Pertama :


1. Berpikir positif bahwa dalam kondisi tertentu yang tidak mengenakkan, Ia tetap menyertai kita (Mazmur 23:2-3).

2. Kasih-Nya memberikan semangat yang baru setiap hari (Ratapan 3:22-23).


Ilustrasi :

 

Kesimpulan / Penutup :


  1. Tuhan satu-satunya sumber kekuatan.
  2. Menyerahkan beban hidup kepada-Nya
  3. Hidup dengan penuh ucapan syukur
  4. Melekat dengan Tuhan. [pram]