Ditulis oleh prambudi Kamis, 31 Maret 2011 07:00
| Indeks Artikel |
|---|
| Menuju Puncak Sukses |
| PB II : Sabar |
| aan dan Menderita |
| okus kepada Tuhan |
| Seluruh halaman |
4. Fokus kepada Tuhan
a. Eksposisi :
1. Fokus memiliki arti titik perhatian, memusatkan pikiran dan tindakan kepada sesuatu hal atau pekerjaan atau tugas.
2. Saat bekerja di rumah Potifar, Yusuf fokus kepada pekerjaan dan mandat yang diberikan dari Potifar. Nats Kejadian 39:1.
3.Sebelumnya, saat ia berada dalam penjara, Yusuf mengerjakan segala sesuatunya untuk kemuliaan nama Tuhan, bukan untuk cari muka kepada para sipir penjara. Sehingga Tuhan memberkatinya, apa saja yang dibuatnya berhasil.
4. Saat ia menjadi negarawan di Mesir, ia tetap fokus kepada Tuhan walaupun ia mempunyai kekuasaan yang luas dari Firaun. Selain itu, ia juga fokus kepada tugas-tugas negara yang diembannya dari Firaun. Ia berpikir dan bertindak dengan motivasi kesejahteraan rakyat Mesir, bukan kepentingan dirinya sendiri. Dengan demikian, Yusuf diberkati luar biasa. Selain itu, ia bertanggung-jawab atas tugas-tugasnya.
b. Kehidupan riil masa kini :
Menuju suatu keberhasilan dalam pekerjaan atau pelayanan, bukan hal yang mudah atau seperti sekedar membalikkan telapak tangan dalam sekejab. Jangan sampai seseorang meninggalkan pelayanannya dan kembali hidup dalam standar duniawi seperti Demas. Orang ini adalah sahabat pelayanan Paulus tetapi ia lebih fokus kepada kehidupan duniawi, dari pada membantu pelayanan Paulus. Nats. 2 Timotius 4:10
Selain itu, utamakan kepentingan orang banyak, institusi atau lembaga dan bukan kepentingan diri sendiri. Bekerjalah dengan penuh tanggung-jawab atas tugas-tugas anda. Nats I Yohanes 2:15.
c. Ilustrasi :
Seorang anak sekolah yang belajar membaca, pasti ia memperhatikan (fokus) dengan hurup atau tulisan yang dibacanya. Jika tidak, ia tidak akan bisa mengeja (spelling) dan membaca hurup atau tulisan. Hal yang sama berlaku bagi seorang tukang bangunan. Jika ia menyusun batu bata, tetapi ia sembarangan dan tidak fokus pada standar (pola) yang telah ditetapkan, maka ia tidak akan mendapatkan hasil yang benar dan maksimal.
d. Aplikasi :
Menekuni bidang pelayanan atau pekerjaan masing-masing adalah langkah tepat menuju puncak sukses. Hal itu bisa dicapai melalui perhatian kita kepada Tuhan, bukan kepada keadaan dunia sekeliling. Dengan demikian, keadaan sekeliling tidak akan mampu mempengaruhi iman, fokus kita kepada Tuhan.
Banyak orang yang ingin sukses, tetapi tidak fokus kepada bidang tugas atau pelayanannya. Bisa saja, rekan sekerja atau sepelayanan atau situasi (kondisi) membuat kita tidak nyaman. Jika kita menyikapinya dengan positif, maka mata rohani kita semakin peka dan kehidupan ini berpusat kepada Kristus. [pram]
Kesimpulan / Penutup
Kesuksesan bisa diraih dengan cara :
- Loyalitas
- Sabar
- Tahan godaan dan tahan menderita
- Fokus kepada Tuhan.


