Ditulis oleh prambudi Selasa, 24 May 2011 15:45
| Indeks Artikel |
|---|
| Keberhasilan dari Tuhan |
| Ide Bagian Pertama |
| Ide Bagian Kedua |
| Kesimpulan |
| Seluruh halaman |
II). Ide Bagian Kedua :
Sesuai dengan janji Tuhan kepada orang percaya. Roma 8:17 “Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia”.
a. Uraian Penjelasan Pertama :
1. Orang percaya dihadapkan kepada 2 hal penting berkat atau sebaliknya. Nats. Ulangan 8: 17-19 “Maka janganlah kaukatakan dalam hatimu: Kekuasaanku dan kekuatan tangankulah yang membuat aku memperoleh kekayaan ini. Tetapi haruslah engkau ingat kepada TUHAN, Allahmu, sebab Dialah yang memberikan kepadamu kekuatan untuk memperoleh kekayaan, dengan maksud meneguhkan perjanjian yang diikrarkan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu, seperti sekarang ini. Tetapi jika engkau sama sekali melupakan TUHAN, Allahmu, dan mengikuti allah lain, beribadah kepadanya dan sujud menyembah kepadanya, aku memperingatkan kepadamu hari ini, bahwa kamu pasti binasa”.
2. Janji Tuhan itu murni, pasti tergenapi.Tetapi seseorang harus berjuang meraihnya, siap hadapi kesulitan, tantangan, dan lain-lain Nats. Mazmur 12:7 “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah”.
3. Penggenapan janji Tuhan bisa terjadi, sesuai dengan waktunya Tuhan dan bukan waktu kita. Nats. Pengkotbah 3:1 “Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apapun di bawah langit ada waktunya”.


