Gereja Bethel Indonesia

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Bahan: Roma 8:32

 

Dalam Natal, Allah memberi pada dunia yang terbaik, yang termahal, yang terbesar, yang tak tertandingi, yang tak terkatakan yaitu Anak-Nya yang tunggal, Tuhan Yesus Kristus. Itulah yang diungkapkan oleh rasul Paulus "Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?" (Roma 8:32).

 

Biarlah setiap kali kita merayakan Natal, kita diyakinkan bahwa Allah yang kita sembah di dalam Yesus Kristus, sanggup mencukupi segala keperluan kita dalam keadaan apapun dan bagaimanapun. Karena jika Ia memberikan Anak-Nya, masakan yang lain tidak dikaruniakan-Nya?

 

I. Demi pelanggaran dan dosa kitalah, Allah memberikan pemberian-Nya.

• Untuk menyelesaikan dosa dasn pelanggaran kitalah "Yesus" pemberian Allah yang terbesar diserahkan (Yesaya 53:5; Roma 4:25).

- Allah menyerahkan Tuhan Yesus (Yohanes 3:16).

- Tuhan Yesus menyerahkan diri-Nya (Matius 27:50).

- Yudas menyerahkan Tuhan Yesus (Matius 27:3-4).

• Itu berarti pemberian Allah yang terbesar, menuntun kita kepada kekekalan daripada kebutuhan kita yang sementara (Roma 8:38).

- Sesuatu yang tidak dapat digugat orang (Roma 8:33).

- Sesuatu yang tidak dapat memisahkan kita dari pemberian Allah atau dari Allah sendiri (Roma 8:39).

 

II. Pemberian Allah yang terbesar adalah jaminan untuk pemberian-pemberian-Nya yang lain.

• Allah kaya akan segala macam pemberian yang kita butuhkan (Filipi 4:19).

• Ia memberi, bukan karena Ia berhutang pada kita.

• Ia memberi, karena Ia mengasihi kita (Yohanes 3:16).

• Jika Ia memberi yang termahal, adalah jaminan untuk pemberian-pemberian-Nya yang lain (Roma 8:32).

• Allah telah menyerahkan segala keperluan kita pada Yesus Krsitus (Yohanes 3:35).

 

Sumber: 400 Bahan Khotbah Perjanjian Baru, Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MA