Ditulis oleh Oleh : Pdt. Dr. Frans Pantan Selasa, 21 Juli 2009 11:41
a. Kepemimpinan yang Mengimplementasikan Pikiran dan Perasaan Kristus
Pemimpin yang memiliki pikiran dan perasaan Kristus memberikan kepedulian (berapapun harganya) dan pelayanan utuh serta tuntas terhadap proses pemanusiaan kemanusiaan orang lain (bnd. Filipi 2:4-8) menuju pada taraf menjadi seperti yang dikehendaki Kristus. Jika dikaitkan dengan konteks tugas kita sebagai pemimpin yang dipercaya oleh Tuhan untuk mengelola gereja-Nya di atas muka bumi ini melalui wadah organisasi GBI maka semestinya pikiran dan perasaan Kristus itulah yang menjadi komitmen dan motivasi dasar kita. Dengan demikian akan terimplementasi secara konkrit pujian suci yang sering kita kidungkan “yang lemah diperkuat dan yang miskin diperkaya”. Saya menaruh harapan yang kuat bahwa ke depan para pemimpin GBI tidak terjebak dalam proses “saling membiarkan”, apalagi memasuki area kompetitif yang tidak sehat, karena jelas-jelas hal seperti itu “haram” bagi Kristus.


