Gereja Bethel Indonesia

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 
konf_gbi_2011APB adalah asosiasi yang didirikan oleh Departemen Teologia dan Pendidikan Sinode Gereja Bethel Indonesia dengan tujuan-tujuan dan visi untuk menjadi menjadi wadah bagi lembaga-lembaga pendidikan di lingkungan Gereja Bethel Indonesia untuk merealisasikan potensi sinergi di antara lembaga-lembaga pendidikan, para pendidik, donatur dan jemaat gereja. Misi APB adalah:

Mendorong para anggotanya untuk menjalankan misi kerajaan Allah melalui lembaga pendidikan yang telah adaMeningkatkan mutu pendidikan para anggotanya (pengajar, materi, dan pengelolaan) sehingga diakui luas oleh masyarakat IndonesiaMengidentifikasi dan merealisasikan potensi sinergi di antara para anggota APB, donatur serta jemaat GBI (program rekomendasi/promosi, program afiliasi sekolah, program beasiswa, dll).

Mendorong GBI untuk mendirikan sekolah-sekolah baru


Konferensi Teologia dan Pendidikan yang pertama di tahun 2009 telah membuahkan peluang sinergi yang luas di bidang pendidikan antara gereja dan lembaga pendidikan di lingkungan GBI. Dihadiri oleh lebih dari 300 peserta dari sekolah-sekolah teologia dan sekolah umum di lingkungan GBI, guru-guru dan jemaat, konferensi ini berhasil membentuk Asosiasi Pendidikan Bethel (APB) sebagai wadah berjejaring dan peningkatan mutu pendidikan di lingkungan GBI.


Tantangan Pendidikan Kristen: Memulai Sekolah Baru dan Meningkatkan Mutu Guru


Konferensi Teologia dan Pendidikan ke-II 2011 kembali diadakan Departemen Teologia dan Pendidikan GBI sebagai upaya untuk meningkatkan dampak gereja di masyarakat dan penjangkauan melalui pendidikan.


Untuk sekolah umum, konferensi ini akan memberikan informasi mengenai bagaimana mempersiapkan SDM, fasilitas, administrasi, kurikulum dalam memulai sekolah baru yang berkualitas, serta pelatihan psikologi untuk guru.


Untuk pendidikan teologia, konferensi ini akan membahas pandangan GBI tentang berbagai topik yang mengemuka akhir-akhir ini.


Indonesia menantikan peran jemaat GBI dalam dunia pendidikan!


KTP-GBI akan dilaksanakan pada:

Waktu : Selasa – Kamis, 18-20 Oktober 2011

Tempat : Kampus Harapan Bangsa Jl. Dipatiukur 80-84, Bandung 40132


Tujuan:

KTP-GBI diselenggarakan dengan tujuan untuk:


Mendorong gereja-gereja dalam lingkungan GBI untuk membangun sekolah umum (PAUD sd Perguruan Tinggi) sebagai bagian dalam pelayanan kepada masyarakat sekitar (marketplace ministry).Memberikan informasi dan pelatihan pembukaan sekolah (khususnya PAUD/TK).Menambahkan wawasan strategis potensi sinergi antara gereja dan sekolah di lingkungan GBI.Dalam bidang Teologia, memsosialisasikan pedoman doktrin GBI dan mendiskusikan implementasi ajaran GBI untuk beberapa topik yang mengemuka.Memberikan informasi khusus bagi sekolah teologia yang menghadapi akreditasi.Melakukan sosialisasi program kerja DTP-GBI dan APB.


Peserta KTP ke-II GBI adalah undangan dan perwakilan dari seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 350 orang, yang mencakup:


Pengurus DTP Pusat dan berbagai BPDPerwakilan STT-Bethel dan STPBGembala SidangAnggota APB dan pemilik/pengelola sekolah di lingkungan GBIAngggota jemaat GBI: pengusaha serta pendidik yang terbeban untuk mendukung program Pendidikan GBI

Bagi Bapak/Ibu yang memiliki gereja, silahkan download presentasi ini untuk ditayangkan di gereja.


Download Flyer acara

Biaya Pendaftaran:

Rp. 250,000,- (dua ratus lima puluh ribu) /peserta

Pembayaran dapat dilakukan melalui no. Rekening Panitia:

Mandiri, KCP Jakarta Sunter Paradise No Rec. 120-00-0688777-7 a/n. Departemen Teologia dan Pendidikan GBI

Dengan keterangan: Peserta KTP ke-II GBI

Kirimkan formulir pendaftaran dan bukti pembayaran ke:

Bpk. Eddy/Sdri. Nurmi

Fax: (022)-250 7901

Email: Alamat E-mail ini dilindungi dari robot spam. Anda perlu mengaktifkan JavaScript untuk melihatnya

SMS:

Atau pendaftaran online: Pendaftaran

Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh