Kami Tabib Bagi Mereka Yang Terikat
Ditulis oleh Raymond Nelson Rabu, 28 September 2011 22:51
DMPM – Bogor, Tepat pukul 16:05 WIB (28/09/2011) para peserta yang adalah dokter berkumpul di Wisma Remaja PGI – Puncak, Bogor. Untuk mengikuti Konferensi Dokter-dokter Se-Indonesia yang di gagas oleh Departemen Pelayanan Masyarakat dan Misi (DMPM).
Konferensi Dokter GBI Se-Indonesia dengan tema Kami Tabib Bagi Mereka Yang Terikat dan dihadiri oleh Para Dokter se-Indonesia, yang didukung oleh setiap BPD-BPD Se-Indonesia.
Mengawali berlangsungnya Konferensi Dokter se-Indonesia dibuka dengan pujian dan penyembahan yang dipimpin oleh Pdm. Denny Rozali, S.Th lalu, yang kemudian dilanjutkan dengan Firman Tuhan oleh Pdt. M. Ferry H. Kakiay, M.Th
Dalam penyampaian Firman Tuhan Pdt. M. Ferry H. Kakiay, M.Th (Sekum BPH GBI) dengan tema Tabib Yang melayani, ia mengambil nats dari Matius 20:25-28 "Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu; sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Dalam khotbahnya Pdt. M. Ferry H. Kakiay, M.Th menegaskan ada 4 empat poin penting yaitu: Kita diciptakan untuk melayani (Efesus 2:10), Melayani sebagai bukti kita milik Kristus (Roma 7:4), Melayani orang lain adalah cara melayani Tuhan (Kolose 3:23-24), dan Karena manusia berhutang segala-galanya (Roma 1:14-16; 12:1). Kata Pdt. M. Ferry Pemimpin adalah pelayan, dan untuk menjadi orang hebat syaratnya harus menjadi hamba sama seperti Yesus. Karakteristik dari kepemimpinan yang baik dimulai ketika kita melayani Tuhan melalui manusia. Yesus sendiri datang untuk melayani bukan untuk dilayani. Dia menunjukkan kepada kita jalan bahwa kita harus melayani satu dengan lain seperti yang telah Dia lakukan selama pelayanan-Nya di dunia. Karena kita adalah pengikut Kristus, kita harus mengikuti teladan Yesus. Diakhir khotbahnya Pdt. M. Ferry mengajak peserta untuk berdoa bersama. Biarlah Tuhan dimuliakan! Amin.Katanya lagi.
Konferensi yang bertemakan "Kamu Tabib Bagi Mereka Yang Terikat" ini dihadiri oleh sebagian besar wilayah di seluruh Indonesia. Dan secara resmi dibuk oleh Pdt. M. Ferry H. Kakiay, M.Th (Sekum BPH GBI) dengan pemukulan palu, kemudian disambut tepuk tangan oleh peserta.
Pdt. Dr. Deddy Goandys selaku ketua panitia, dalam sambutannya mengatakan tujuan dari Konferensi ini adalah untuk membangun sinergi, networking antara dokter-dokter GBI dengan pembentukan wadah IBDI (Ikatan Bethel Dokter Indonesia). Bersama-sama dapat terlibat dan peduli dalam penanganan bencana, katanya lagi untuk mempertajam visi dan misi dalam pelayanan Holistik serta dapat selalu berfellowship antar dokter GBI.
Sedangkan Pdt. Josafat Mesach, dalam sambutannya mengatakan: Seorang dokter Kristen harus mempertahankan idealism, seperti Yesus yang mempertahankan idealism-Nya "hanya orang sakit yang memerlukan dokter" (Matius).
Acara dilanjutkan dengan Sesi I dengan Pembicara Pdt. Dr. Olly Mesach. Bertemakan Pelayanan Holistik Pdt. Olly menekankan
Setelah Sesi I acara diistirahatkan untuk makan malam bersama, kemudian pada pukul 20:00 WIB dilanjutkan dengan Sesi II oleh Pdt. Dr. Josafat Mesach, M.Th yang memaparkan Visi dan Misi Departemen. Ditemani oleh Pdt. Naftali Untung, M.Th sebagai moderator. Kerinduan Pdt. Dr. Jacob Nahuway, MA Memiliki wadah untuk para dokter-dokter GBI adalah harapan dan terbentuk institusi kesehatan dan pendidikan kesehatan di GBI, menurut Pdt. Josafat (yang akrab dipanggil Pak Yosi).
Konferensi yang berlangsung selama 3 hari 2 malam ini akan diramaikan oleh pembicara-pembicara seperti : dr. Ruyandi Hutasoit, (Dulos) dr. Ribkah Ciptaning (Anggota DPR RI), dr. Olly Mesach dan dr. Alphinus Kambodji (Ketua HIV/AIDS PGI).


