Ditulis oleh Raymond Nelson Rabu, 26 Agustus 2009 15:22

Shallom...!!
Renungan Harian Anggur Baru edisi September 2009 berisi topik-topik yang berkaitan dengan pergumulan hidup kita, solusi dan nasehat-nasehat Alkitabiah dalam menyingkapi berbagai masalah. Dan dalam Renungan Harian Anggur Baru ini memberikan penjelasan tentang "Bumi Yang Memanas".
Bumi yang memanas atau saat ini lebih popular dengan istilah pemanasan global (Global Warming) telah membawa dampak negatife bagi segala sendi kehidupan. Dampak negatife yang terjadi akibat pemanasan global sudah dirasakan oleh seluruh dunia saat ini. Terjadi perbedaan cuaca yang ekstrim di berbagai belahan dunia.
Jika mengamati dampak negatife dari pemanasan global, maka bumi kita sedang mengalami ancaman yang serius. Namun, tahukah anda bahwa ancaman yang lebih serius sedang terdaji dalam bentuk-bentuk yang bukan saja bersifat fisik, melainkan bersifat mental, kejiwaan dan rohani ? Saat ini kita melihat manusia sedang berusaha untuk hidup lebih baik dan lebih nyaman, meskipun harus mengorbankan kehidupan yang benar. Dunia sedang mengkondisikan manusia untuk hidup dengan pilihan dan keputusannya di luar kehendak Allah. Dosa dan kejahatan merajalela secara luar biasa. Kebebasan untuk melakukan berbagai dosa, kejahatan semakin ditolerir dan manusia menerimanya sebagai sebuah kelaziman.
Menyadari kondisi dunia seperti yang digambarkan diatas, maka sebagai orang percaya, kita tentunya tidak boleh terbawa dalam arus zaman yang sedang membawa manusia kepada kehancuran secara rohani. Akibat dari kehancuran secara rohani telah membawa manusia menjadi tidak bahagia. Kehidupan menjadi tidak nyaman dan manusia hidup dalam kesedihan, keputusasaan, dan menjalani hidup dalam kehampaan. Hidup tidak dapat dinikmati, sehingga banyak orang mengakhiri hidupnya secara tragis.
Alkitab mempersiapkan setiap orang percaya untuk siap menanti-nanti kedatangan Tuhan. Pertanggungjawaban hidup kita kepadas Tuhan adalah ketika kita sedang menjalani hidup di dunia saat ini. Persiapan kita adalah dengan hidup sesuai kehendak Tuhan. Artinya, kita hidup sesuai dengan perintah di dalam FirmanNya. Oleh karena itu, sangat penting kita hidup berdasarkan Firman Tuhan (Matius 4:4), tidak berkompromi dengan dosa (Yosua 1:7), hidup dalam pimpinan Roh Kudus


