Ditulis oleh Raymond Nelson Kamis, 09 Februari 2012 00:00
Dihari keempat. Rabu, 8/2/2012 Rakernas & Rapimnas DPA GBI dilanjutkan dengan sarapan pagi bersama yang kemudian disambung dengan Ibadah Chapel, kali ini Pdm. Samuel Suryoputro (KPD DPA GBI Kalimantan Timur) yang berkesempatan membawakan Firman Tuhan, kemudian disambung dengan Rakernas Pleno III dan Pleno IV dan pembahasan Kongres Daerah dan Kongres Nasional, disela-sela pembahasan Yohanes Sirait (Sekretaris Pengurus Pusat DPA GBI) membacakan hasil keputusan Rakernas dan Rapimnas DPA GBI yang diantaranya adalah:
1. Pelakasanaan Rakernas IV dan Kongres Nasional XIV di Manado pada Tanggal 26-30 Agustus 2013
2. Seluruh gereja Lokal GBI wajib memberikan dukungan dana minimal sebesar Rp. 100.000,- /gereja local, dalam mendukung pelaksanaan Kongres Nasional XIV tahun 2013
3. Memberikan Referensi kepada Departemen Agama RI untuk membuat Konferensi Pemuda Kristen se-Indonesia di Manokwari-Papua Barat pada tahun 2013
4. Mentahbiskan dan melantik Ketua Pengurus Daerah Barito (Pdt. Martin Aru, S.Pd) dan Ketua Pengurus Daerah Papua (Pdp. Steven Wonmali, M.Pd).
Setelah peserta makan siang bersama, peserta diajak wisata mengelilingi kota Manokwari dan berbelanja, disini peserta banyak yang membeli batik dan panganan khas Papua. Kemudian sekitar pukul 15.30 WIT peserta kembali kehotel untuk mempersiapkan untuk Ibadah penutupan.
Diakhir pertemuan Rakernas III dan Rapimnas I DPA GBI ditutup pada pukul 16.00 WIT dengan ibadah dengan pembicara Pdt. Lucky Rumanyowi (Ketua BPD GBI Papua Barat). Dalam penyampaian Firman Tuhan Pdt. Lucky Rumanyowi memberikan tema Pemuda Yang Melakukan Visi Allah Didalam Kehidupannya yang terambil dari Kitab Kejadian 37:1-11. Katanya didalam ayat ini Yusuf dipakai Tuhan dalam usia yang sangat muda, lalu bagaimana dengan kita orang-orang muda untuk berhasil dalam pelayanannya, yaitu Ada 4 hal yang menjadikan keberhasilan dalam melayani Tuhan, diantaranya yaitu:
1. Yusuf adalah seorang yang rajin, Allah selalu memakai orang-orang yang rajin (ayat 2). Kerajinan Yusuf ditandai dengan menggembalakan kambing domba bapanya, (Amsal 12:24) "Tangan orang rajn memegang kekuasaan, tetapi kemalasan mengakibatkan kerja paksa".
2. Yusuf seorang yang penurut (Kejadian 37:14)
3. Yusuf seorang yang mempunyai visi (ayat 5 & 9).
4. Yusuf seorang yang takut akan Tuhan (Kejadian 39:9)
Kemudian dilanjutkan doa syafaat oleh Pdm. Togi Simajuntak dan setelah ibadah penutupan selesai Pdm. Timotius Tan memberikan cinderamata berupa plakat kepada Ketua BPD GBI Papua Barat (Pdt. Lucky Rumanyowi). Selanjutnya dalam pesan dan kesan dari peserta, Pdm. Johnny Kilapong (Ketua Pengurus Daerah DPA GBI NTT) mengungkapkan bahwa pelayanan panitia sangat-sangat excellent, dari pertama sampai di Manokwari disambut oleh Ketua Panitia dengan luarbiasa, acara yang luarbiasa dengan menampilkan seni dan budaya Papua serta dengan tempat penginapan yang diluar dugaan, penginapan yang luar biasa.
Dan dalam pesannya Johnny Kilapong mengatakan untuk menjaga Papua, karena tanah Papua sangat kaya, lebih lanjut Johnny juga mengatakan tolong untuk menjaga generasi di Papua dan pastikan hanya nama Tuhan Yesus Kristus yang ditinggikan di tanah Papua ini, menutup kesannya kepada panitia Johnny Kilapong memberikan pantun: Buah khas di taman kasuari, buahnya sangat lebat. Panitia rakernas Manokwari sangat hebat.
Selanjutnya Pdt. Erenst Ngabali selaku Ketua Panitia memberikan sambutan terakhirnya, katanya saya mengajak semua panitia untuk melayani yang tidak biasa, karena kita melayani bukan hanya orang-orang muda tetapi juga hamba-hamba Tuhan. Dan lebih lanjut Erenst mengatakan kalo kita melayani dengan luar biasa kita juga akan diberkati luar biasa, kemudian Erenst juga mengatakan bahwa semua yang ada pada kami, kami berikan kepada semua peserta. Selanjutnya Pdm. Timotius Tan memberikan cinderamata kepada ketua panita (Erenst Ngabali) dan pemasangan pin BIGoleh Ketua Pengurus Pusat DPA GBI (Pdm. Timotius Tan) kepada panitia yang diwakili oleh dua orang panitia.
Kemudian dalam sambutan penutupan Rakernas dan Rapimnas DPA GBI secara tertulis Bupati Manokwari yang dibacakan oleh Asisten 1 perwakilan Kabupaten, pelaksanaan Rakernas dan Rapimnas DPA GBI tahun 2012 merupakan kebanggaan bagi kami, karena Manokwari bisa menjadi tuan rumah suatu acara besar yang berskala nasional seperti ini. Dan lebih membanggakan lagi bahwa acara yang berskala nasional ini digagas oleh pemuda gereja, hal ini menandakan pemuda gereja mulai bangkit dan menunjukkan eksistensinya dalam kehidupan bersama sehingga patut diperhitungkan oleh pihak lain.
Lebih lanjut, sebagai pemerintah mendorong pemuda untuk menjadi generasi berdampak mengubah dunia dengan prestasinya bukan hanya didalam gereja tetapi juga bagi bangsa dan Negara, melalui program kerja yang aplikatif dalam berbagai bidang kehidupan sehingga pada akhirnya pemuda GBI menjadi suatu kekuatan pembangunan diandalkan pada tingkat daerah maupun tingkat nasional. Kemudian perwakilan Bupati Manokwari menanggalkan name tag yang menandakan berakhirnya Rakernas III dan Rapimnas I di Manokwari.
Acara dilanjutkan dengan seni budaya yang dibawakan oleh peserta dari NTT dengan membawakan lagu daerah NTT yang dilanjutkan dengan penyerahan Topi khas NTT serta Shel khas NTT kepada Ketua Pengurus Pusat, dan ketua panitia. Sampai jumpa di Kongres Nasional di Manado Tahun 2013


