Membayar Harga Keseriusan
Ditulis oleh Pdt. Dr. Erastus Sabdono, M.Th Selasa, 31 Januari 2012 00:00
"Tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia" (Ibrani 11:6)
Ada satu hal yang harus kita terima dan sungguh-sungguh alami, yaitu menunjukkan keseriusan sebagai anak-anak Allah. Menjadi serius bukan tergantung anugerah Tuhan atas setiap individu, tetapi tergantung pada diri kita masing-masing, karena pada dasarnya setiap kita bisa serius.
Alkitab jelas menunjukkan, bahwa kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.
Ini sungguh-sungguh tergantung respon setiap individu menanggapi kenyataan, bahwa Allah itu ada dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari Dia. Keseriusan dengan tindakan konkret ini merupakan langkah yang menyelamatkan kehidupan setiap individu.
Bukankah hidup ini dipercayakan Tuhan kepada kita? Kualitas hidup ini ditentukan dari seberapa kita memiliki hubungan yang harmonis dengan Tuhan. Keharmonisan itu tergantung dari langkah konkret kita untuk menuruti kehendak-Nya.
Sedihnya, banyak orang Kristen yang terjangkit oleh virus pasifitas ini, mereka belum memenuhi bagian yang seharusnya untuk mengalami Tuhan dalam kehidupan secara konkret. Sejatinya harga keseriusan dengan Tuhan adalah segenap hidup.
Harga keseriusan dengan Tuhan adalah segenap hidup kita, tanpa ada yang disisakan
Tidak ada yang boleh disisakan bagi siapapun atau apapun, orang yang tidak serius dengan Tuhan menganggap, bahwa keselamatan yang Tuhan perjuangkan adalah murahan, mereka tidak mengerti betapa berat perjuangan Yesus untuk membuka jalan bagi manusia agar menemukan Allah dan bersekutu dengan-Nya.
1. Apakah maksud dan tujuan, bahwa kita harus memiliki hubungan yang serius dengan Tuhan?
2. Seberapa serius hubungan saudara dengan Tuhan sekarang ini? Berapa harga keseriusan itu?
Keseriusan kita sebagai anak-anak Allah mengharuskan kita memperdalam pengenalan akan Dia, yang dibangun melalu belajar kebenaran Firman Tuhan dan doa pribadi. Tentu juga melalui persekutuan dengan orang yang takut akan Tuhan, merindukan Tuhan dan sungguh-sungguh menyadari bahwa hidup ini hanya untuk mengabdi kepada-Nya.
Demi hubungan yang harmonis dengan Tuhan, maka kita akan menyerahkan apapun yang ada pada kita bagi Tuhan, sampai kita tidak memiliki apapun, kecuali Tuhan sendiri. Dialah harta kita satu-satunya.
Doa
Tuhan Yesus, aku mau memperbaiki kembali hubunganku dengan-Mu Tuhan, aku mau lebih serius lagi hidup di dalam Engkau. Kuatkan dan mampukan aku untuk dapat melakukannya ya Tuhan. Amin
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


