Dibentuk Menjadi Bejana Yang Indah
Ditulis oleh Pdt. Themmy L. Berhitoe Senin, 30 Januari 2012 08:25
"Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat ditangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya" (Yeremia 18:4).
Firman Tuhan hari ini berbicara tentang bagaimana Allah menggambarkan diri-Nya seperti seorang tukang periuk yang terus-menerus membentuk bejananya menjadi indah dan menarik. Saat tukang periuk membentuk tanah liat untuk membuat sebuah bejana, dengan sungguh-sungguh Yeremia memperhatikannya.
Namun yang menarik disini, saat tukang periuk melihat cacat pada bejana yang sedang ia kerjakan, ia bukannya membuang tanah liat itu, tetapi justru membuatnya kembali, sehingga menghasilkan sebuah bejana yang sempurna.
Tetapi mengapa tukang periuk itu tidak membuang tanah liatnya dan menggantikannya dengan tanah liat yang baru? Karena tukang periuk itu tahu, bahwa dengan bahan yang sama, justru akan menghasilkan bejana yang lebih baik.
Orang Kristen yang mau dibaharui senantiasa oleh Tuhan pasti akan menjadi pribadi yang indah
Lewat tukang periuk, Allah mengatakan kepada nabi Yeremia, bahwa hal seperti inilah yang akan Dia perbuat terhadap bangsa Israel. Dosa-dosa Israel sebenarnya akan menghentikan mereka menjadi bangsa pilihan Allah, tetapi Allah tidak pernah membuang Israel.
Sebaliknya Allah akan menciptakan kondisi-kondisi yang sulit dalam kehidupan mereka untuk membuat berbagai perubahan penting dalam upaya membentuk bangsa Israel menjadi bangsa yang menyenangkan hati Allah.
1. Bagaimana respon anda atas pembentukan Tuhan lewat madalah-masalah yang anda hadapi? Adakah hasil positif yang anda dapatkan?
2. Pelajaran apa yang anda dapatkan dalam kisah tukang periuk dan bejananya?
Allah pun melakukan hal yang sama terhadap saudara dan saya sebagai Israel-Israel rohani saat ini. Allah mengijinkan perkara-perkara yang sukar dan sulit mewarnai kehidupan kita untuk membentuk karakter kita menjadi semakin serupa dengan Kristus, karena Tujuan-Nya adalah supaya saudara dan saya menjadi sama seperti Kristus.
Kadangkala kita perlu dibentuk sedemikian rupa lewat madalah-masalah yang ada, supaya kita dapat menjadi bejana yang indah dalam pandangan Allah.
Jika hidup saudara hari-hari ini sedang mengalami banyak kesulitan, kekecewaan, tekanan dan sakit-penyakit, janganlah putus asa. Karena "tukang periuk", yaitu Allah sendiri bekerja dalam hidupmu, membentuk saudara menjadi benjana yang indah, seperti yang Ia inginkan.
Adakalanya Allah menghajar kita, agar Ia dapat membentuk hidup kita menjadi bejana yang menarik. Karena itu, ijinkanlah Allah membentuk hidupmu yang sudah rusak karena dosa dan membangun karaktermu untuk menjadi serupa dengan Dia.
Doa
Baharuilah hidupku ya Tuhan, bentuklah aku sesuka-Mu Tuhan. Sehingga hari aku semakin indah dihadapan-Mu Tuhan. Amin
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


