4 Rahasia Agar Rancangan Tuhan Tergenapi Dalam Hidup Kita
Ditulis oleh Pdt. M. Ferry H. Kakiay, M.Th Rabu, 25 Januari 2012 10:52
Bacaan: Ayub 42:1-7)
"TUHAN memberkati Ayub dalam hidupnya yang selanjutnya lebih daripada dalam hidupnya yang dahulu" (Ayat 12a).
Sebelum Ayub diberkati dengan berkat yang lebih besar dari apa yang dia miliki sebelumnya. Ayub mengalami suatu penderitaan yang luar biasa, padahal Ayub adalah pribadi yang saleh.
Pertanyaan sederhana, namun sangat penting untuk kita renungkan, mengapa orang sesaleh Ayub harus mengalami penderiataan begitu hebat? Minimal ada 2 hal, yakni:
Kedua, Penderitaan merupakan cara Allah untuk memberkati kita dengan berkat yang berlipat ganda. Menyadari akan hal tersebut, jika hari ini saudara sedang ada dalam penderitaan, tetaplah setia kepada Tuhan, karena sebagaimana melalui penderitaan Ayub semakin diberkati Tuhan, saudara pun bisa mengalami hal yang sama.
Selanjutnya kita akan melihat minimal ada 4 rahasia yang membuat Ayub mengalami penggenapan rancangan Tuhan dalam kehidupannya, yang juga akan kita alami dalam kehidupan kita, yakni:
Ketaatan melakukan Firman Tuhan adalah kunci agar rancangan Tuhan tergenapi atas hidup kita
1. Belajar hidup benar (ayat 7) Ayub pada akhirnya diberkati oleh Tuhan dengan berkat yang lebih banyak dan dia juga menikmati semua yang Tuhan berikan kepadanya, karena Alkitab mencatat bahwa setelah peristiwa penyakit borok yang menimpa Ayub, ia masih hidup 140 tahun.
1. Apa tujuan Tuhan mengijinkan masalah/penderitaan dalam kehidupan kita?
2. Teladan apa yang bisa saudara ambil dari kehidupan Ayub, agar rancangan Tuhan tergenapi dalam hidupmu? Maukah saudara dengan setia melakukannya?
Ini luar biasa, banyak orang kaya yang tidak bisa menikmati kekayaannya. Sementara Ayub, dia sangat kaya, namun ia juga diberikan umur panjang oleh Tuhan untuk menikmati berkat Tuhan. Mari belajar hidup benar! Orang benar adalah manusia biasa yang menyadari dirinya sebagai orang berdosa dan datang kepada Tuhan untuk dibenarkan.
2. Hidup dalam kerendahan hati (Amsal 22:4)Ayat ini merupakan saksi hidup atas kehidupan Ayub, dimana Ayub menjadi kaya, terhormat dan diberi umur panjang, karena kerendahan hatinya. Jadi secara sederhana dapat kita katakan, bahwa kerendahan hati adalah obat manjur untuk menjadi kaya, terhormat dan berumur panjang. Jika anda rindu mengalami hal seperti yang dialami Ayub, jadikah pribadi yang tendah hati!
3. Menjaga kekudusan hidup (Imamat 19:2). Tuhan tertarik untuk memakai dan memberkati orang yang hidup dalam kekudusan. Tuhan tidak akan pernah mau menolong dan memberkati orang yang hidup dalam dosa, karena Allah dalam natur-Nya adalah kudus.
Itu sebabnya Dia tidak akan kompromi dengan dosa. Dimana ada dosa, Tuhan tidak akan ada disana. Artinya, kala hidup kita berlumuran dengan dosa, maka Tuhan tidak ada dalam hidup kita.
Dan jika Tuhan tidak ada dalam hidup kita, maka sebagai konsekuensi logis-teologisnya kita tidak akan diberkati. Itu sebabnya, mari kita hidup dalan kekudusan! Selain itu, idealnya kekudusan harus kita miliki sebagai wujud kasih kita kepada Tuhan.
4. Hidup sesuai Firman Tuhan (Mazmur 119:105). Jalan hidup kita menjadi serong, menjadi bias, tatkala kita tidak membiarkan hidup kita dikontrol dan diarahkan oleh Firman Tuhan. Siapapun kita, apapun keadaan kita, saat hidup kita dikendalikan Firman Tuhan, maka kita akan melihat hal-hal yang luar biasa terjadi didalam hidup kita.
Sebaliknya, saat kita tidak membiarkan diri kita dikendalikan oleh Firman, maka hal-hal buruk/negatif akan menimpa hidup kita. Itu sebabnya, jadikan Firman Tuhan sebagai pedoman dalam hidup kita, sehingga semua rancangan hebat yang telah Allah rancangkan bagi kita dapat menjadi nyata.
Doa
Aku tahu pasti ya Tuhan, bahwa rancangan-Mu indah bagi hidupku. Mampukan aku untuk melakukan apa yang telah diteladankan oleh Ayub, agar rancangan-Mu tergenapi dalam kehidupanku ya Tuhan. Amin
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


