Dasar Pelayanan
Ditulis oleh Pdt. Fecki Angkouw, MA Senin, 09 Januari 2012 09:53
Bacaan: II Korintus 4:1-12
"Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati" (Ayat 1)
Saat ini banyak orang Kristen yang melayani dalam berbagai bentuk pelayanan, baik di dalam maupun di luar gereja. Kita patut menghargai dan memberikan dukungan kepada setiap orang yang rindu atau sudah melayani, namun ada hal-hal yang penting yang perlu dipahami sebagai dasar dari pelayanan kita Tuhan, sehingga pelayanan kita bukan pelayanan yang sembarangan dan memiliki motivasi tertentu.
1. Melayani karena kemurahan Allah (ayat 1). Apabila kita memperhatikan masa lalu kita dan bagaimana kasih Tuhan yang luar biasa telah mempercayakan pelayanan kepada kita, maka kita akan disadarkan, bahwa melayani bukan anugerah dan kemurahan dari Tuhan untuk kita.
Kesempatan melayani merupakan sebuah tugas yang harus kita lakukan dengan sebuah penerimaan yang sungguh-sungguh dan penuh sukacita.
2. Melayani dengan integritas yang tinggi (ayat 2). Pelayanan yang kita lakukan hendaknya didorong oleh motivasi yang tulus dan jujur, yaitu hanya untuk kemuliaan nama Tuhan, sehingga hidup kita adalah untuk melayani dan bukan "melayani untuk hidup".
Pelayanan yang benar adalah pelayanan yang terpusat pada Tuhan Yesus Kristus
Seorang pelayan Tuhan yang memiliki integritas tinggi, kehidupannya akan selalu konsisten dengan Firman Tuhan. Integritas seorang hamba Tuhan akan terlihat dari selarasnya perkataan dan perbuatannya sehari-hari.
3. Pusat dan fokus pelayanan kita adalah Tuhan Yesus Kristus (ayat 3-5). Ketika pelayanan kita bergeser dari Tuhan Yesus maka pelayanan tersebut tidak akan mengalami perkembangan yang berarti dan menjadi tidak Alkitabiah. Pelayanan yang sejati haruslah menghindari fokus terhadap diri sendiri dan kebutuhan-kebutuhan manusia semata. Kristus hendaklah menjadi sentral dari pemberitaan Injil yang kita sampaikan!
1. Sebutkan dan jelaskan dasar-dasar pelayanan yang benar!
2. Sudahkah saudara melayani pekerjaan Tuhan diatas dasar yang benar?
3. Masalah-masalah apa saja yang biasanya menyebabkan seorang pelayan Tuhan gagal?
4. Kerendahan hati (ayat 7-12). Menyadari bahwa hanya kemurahan Kristus yang telah menerangi hati dan menyelamatkan hidup kita, maka apapun kelengkapan yang Allah berikan kepada kita (karunia atau mujizat) tidak membuat kita sombong dan lupa diri.
Allah seringkali mengijinkan berbagai penderitaan dengan maksud supaya kita tetap mengandalkan Tuhan dan rendah hati (ayat 8-9). Penderitaan menjadi alat Tuhan untuk memurnikan motivasi dan kesungguhan pelayanan kita.
Kiranya empat hal ini memotivasi kita kembali untuk meletakkan pelayanan kita diatas dasar yang benar, sehingga hanya Tuhan saja yang dipermuliakan lewat setiap pelayanan yang kita lakukan. Terpujilah nama Tuhan!
Doa
Ampuni aku Tuhan, kalau kadangkala motivasiku tidak benar dalam melayani pekerjaan-Mu Tuhan. Ingatkan aku selalu untuk hanya memandang kepada Engkau, sehingga pelayanaku merupakan pelayanan yang benar dan berkenan kepada-Mu. Amin
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


