Gereja Bethel Indonesia

Selamat Datang Tahun Penuh Berkat

Perhatian: buka pada jendela baru. PDFCetakE-mail

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 

"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan" (Yesaya 41:10).

 

Lima hari sudah kita menjalani Tahun 2012,apakah yang anda pikirkan tentang perjalanan kehidupanmu di sepanjang tahun ini? Berbagai respon atau reaksi ditunjukkan orang-orang dalam menjalani tahun ini. Ada yang optimis dan penuh antusias menyambutnya, karena mungkin berkaitan dengan hal-hal indah yang akan dilaksanakan atau dicapai sesuai dengan apa yang telah direncanakan, seperti menikah, menyelesaikan studi, memiliki momongan (anak) atau mendapatkan kenaikan jabatan dalam karir.

 

Tetapi ada juga yang memberikan reaksi sebaliknya. Rasa pesimis dan takut membayangi diri mereka, ketakutan karena berpikir bahwa tahun ini pasti menjadi tahun yang penuh dengan berbagai pergumulan; tahun dimana krisis dunia akan semakin parah, sehingga akan mempengaruhi kehidpannya; tahun dimana alam akan semakin liar dan ganas menunjukkan kekuatannya, sehingga mengakibatkan bencana banjir, gunung meletus, kekeringan, kesulitan bahan pangan, sakit-penyakit dan kematian.

 

Bahkan ironisnya, ada yang berpikir bahwa tahun ini adalah tahun terakhir kita umat manusia ada didunia ini. Ramalan suku Maya, bahwa pada bulan desember di tahun 2012 ini akan menjadi "kiamat", telah begitu mempengaruhi sebagian orang, sehingga mengakibatkan ketakutan secara berlebihan.

 

Bagaimana reaksi anda sendiri menghadapi tahun ini, apakah dibayangi dengan ketakutan dan rasa pesimis atau penuh semangat? Sebagai anak-anak Tuhan, sudah seharusnya kita tetap optimis untuk menjalani tahun ini. Sekalipun prediksi dunia, bahwa tahun ini akan lebih berat daripada tahun sebelumnya, tetapi kita harus menyakini bahwa tahun ini adalah tahun penuh kelimpahan berkat. Mengapa?

 

Karena janji penyertaan Tuhan ada atas semua orang percaya di dalam pergumulan kehidupannya, dan kalau Ia berjanji menyertai, maka kita juga akan dipuaskan denga berkat-berkat-Nya. Bagaimana caranya agar berkat-berkat-Nya itu terus dapat kita nikmati di sepanjang tahun ini?

 

Optimis menjalani tahun 2012 hanya dapat dimiliki oleh mereka yang hidupnya bergantung penuh kepada Tuhan

 

1. Buang segala rasa takut! Kita tidak perlu takut menghadapi segala situasi kehidupan ini, kalaupun kita harus menghadapi krisis dan berbagai masalah yang berat, sudah pasti Tuhan akan menolong kita melewati semua itu. Belajarlah untuk hanya percaya dan bergantung sepenuhnya kepada Tuhan! {xtypo_rounded_right3} Renungkanlah

1. Bagaimana sikap saudara dalam menjalani tahun ini, penuh optimis atau pesimis?

2. Percayakah saudara, bahwa janji penyertaan Tuhan akan tetap nyata disepanjang tahun 2012 ini?

3. Apa yang harus dilakukan, agar berkat-berkat Tuhan terus dapat saudara alami sepanjang tahun ini?{/xtypo-rounded_right3}

 

2. Buang segala rasa bimbang! Ketika kita bimbang, maka kita akan mudah untuk mengalami kegagalan. Tetapkan hati kita untuk percaya akan janji penyertaan Tuhan bagi kita! Dia selalu ada bagi kita dan kehadiran-Nya untuk bertindak dalam setiap situasi kehidupan kita yang bertujuan memberkati, menolong, melindungi dan menuntun.

 

3. Teguhkan hati! Ini berarti kehidupan kita seutuhnya terpaut pada Tuhan. Apapun yang dunia katakan dan tawarkan, itu tidak akan membuat iman kita bergeser daripada-Nya dan agar kita bisa tetap berada pada titik ini. Maka membaca dan merenungkan Firman Tuhan serta taat berdoa mutlak harus kita lakukan.

 

Akhirnya, jika kita mampu melakukan ketiga hal diatas, maka kita akan dapat menjalani tahun ini dengan penuh sukacita dan harapan. Selanjutnay dengan optimis kita akan dapat berkata: "Selamat datang tahun penuh berkat".

Doa


Walaupun dunia menyangsikan, tetapi aku tetap percaya bahwa tahun ini adalah tahun penuh berkat yang akan aku alami. Karena itu, tolonglah aku Tuhan agar hatiku tetap melekat erat pada-mu. Amin

Add comment

Redaksi menerima komentar terkait artikel yang ditayangkan. Isi komentar menjadi tanggung jawab pengirim. Redaksi berhak untuk tidak menampilkan komentar jika dianggap tidak etis, kasar, berisi fitnah, atau berbau SARA.


Security code
Refresh