Berpikir Positif Untuk Kehidupan
Ditulis oleh Pdt. Themmy L. Berhitoe Sabtu, 31 Desember 2011 00:00
"Pikirkanlah perkara yang diatas, bukan yang dibumi" (Kolose 3:2).
Setiap kita harus berpikir positif terhadap Tuhan, karena Tuhan baik. Kebaikan-Nya dapat terlihat dalam kasih-Nya, kemurahan-Nya, anugerah-Nya, berkat-Nya, rahmat-Nya yang selalu baru setiap hari. "Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya, selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu" (Ratapan 3:22-23).
Kebaikan Tuhan itu juga dapat terlihat dan dapat kita rasakan di sepanjang tahun 2011 ini, karena itu. Sebagai respon kita atas segala kebaikan-Nya, maka cara berpikir kita pun harus selalu diarahkan kepada perkara-perkara yang diatas. Filipi 4:8 berkata "...semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu."
Bagaimana cara berpikir yang positif? Antena rohani kita harus diarahkan ke atas, jangan kearah yang negatif (atau hal-hal duniawi), karena hal ini akan mempengaruhi kehidupan kita, pekerjaan kita, usaha kita, rumah tangga kita, bahkan masa depan kita. Jika kita berpikir hanya tentang hal-hal baik, yaitu bahwa saya adalah orang yang diberkati, saya punya masa depan yang baik, maka semuanya itu pasti akan kita alami.
Karena ketika kita berpikir sesuatu yang positif, maka pasti kita akan berusaha dengan gigih untuk meraih hal-hal tersebut dan sudah pasti Tuhan tidak tinggal diam untuk menolong kita. Waktu kita mengalami masalah atau tekanan, pikirkanlah yang baik-baik seperti yang tertulis dalam Filipi 4:8!
Mustahil kita akan meraih keberhasilan, jika pikiran-pikiran kita selalu diisi dengan hal-hal negatif.
Sangat berbahaya ketika kita berpikir negatif untuk hidup kita atau keluarga kita, mengapa? Karena ketika kita mulai berpikir negatif, maka iblis akan menggunakan kesempatan tersebut untuk melemahkan kita dengan mengatakan, bahwa kita tidak dapat atau tidak mungkin mengatasi persoalan-persoalan yang sedang kita hadapi.
1. Apakah yang dimaksud dengan memikirkan "perkara-perkara diatas"?
2. Apa dampaknya jika pikiran kita diisi dengan hal-hal yang positif atau negatif?
3. Bagaimana perencanaan saudara untuk kehidupanmu di Tahun 2012? Apa saja yang sudah saudara pikirkan?
Iblis akan membawa pikiran dan hidup kita untuk hanya dikuasai oleh persoalan/masalah. Dengan demikian, kita tidak dapat melihat kuasa Allah yang lebih besar dari setiap persoalan, dan jika ini terjadi! Maka akibatnya fatal, karena akan merusak semua aspek kehidupan kita.
Memasuki tahun yang baru, marilah kita selalu berpikir positif (memiliki pikiran Kristus) untuk kehidupan ini, karena itu akan membawa kita untuk mendapatkan keberhasilan! Ditegaskan dalam Yakobus 1:2-4, bahwa ketika persoalan datang, lihat/anggap itu sebagai suatu kebahagiaan, karena itu merupakan ujian iman yang akan menghasilkan ketekunan.
Selanjutnya menghasilkan buah yang matang, supaya kita menjadi sempurna dan utuh di dalam Tuhan! Selamat memasuki Tahun Baru 2012.
Doa
Tuhan Yesus, kiranya Engkau yang selalu mengendalikan kehidupanku, khususnya pikiranku. Sehingga hanya hal-hal positif yang selalu aku pikirkan. Aku serahkan seutuhnya hidupku ke dalam tangan-Mu Tuhan. Amin
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|


