Ide sinting ini telah ditentang dengan keras oleh seluruh umat Nasrani diseluruh dunia. Juga di Indonesia umat Kristiani telah mengutuk keras ide sinting tersebut.
Dengan dipimpin Bapak KH Hasyim Muzadi, mantan Ketua Umum PB NU para tokoh lintas agama dari berbagai agama telah mendatangi Kedutaan Besar AS di Jakarta untuk menyampaikan protes keras terhadap ide sinting tersebut diatas. Juga telah diselenggarakan sebuah seminar dikantor Konperensi Wali Gereja Indonesia (KWI) dengan pembicara Bapak Slamet Effendy Yusuf (Ketua Majelis Ulama Indonesia) dan Romo Benny Susetyo (Sekertaris KWI) yang membahas buku novel "Aku Bakar Kau Bakar" karya Damien Dematra .
Menindaklanjuti hal tersebut hari ini [8/9] pukul 16.00 WIB di Bunderan Hotel Indonesia, para tokoh agama berkumpul menolak pembakaran kitab suci umat muslim itu.
Buku novel yang terinspirasi dari kisah nyata ini secara tegas menolak rencana hari pembakaran Al Quran sedunia untuk memperingati tragedi menara kembar di New York pada tanggal 11 September 2010 nanti .
Pendeta Gomar Gultom (Sekertaris Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia/PGI) menegaskan bahwa ajakan untuk membakar kitab suci umat Muslim adalah sangat bertentangan dengan ajaran Kristen. Dalam perspektif agama Kristen tidak dibenarkan melakukan provokasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan kebencian dan kemarahan tetapi sebaliknya menganjurkan hidup berdampingan.
Karena Tuhan itu baik kepada semua orang bukan hanya kepada orang Kristen saja. Sebagai ungkapan simpati kepada umat Muslim di Indonesia pihak PGI dan KWI telah menyumbangkan ratusan kitab suci Al Quran kepada umat Muslim yang diterima oleh Prof.Dr. Din Syamsuddin, Ketua Umum PP Muhammadiyah baru-baru ini.


