Gereja Bethel Indonesia

             | 
E-mail Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Mata Sombong

Bacaan : Amsal 6:16-17a

P
ernahkah Anda memperhatikan mengapa banyak orang yang tertarik pada suatu list atau daftar seperti: "Sepuluh Wanita Tercantik Di Amerika", "Enam Langkah Praktis Untuk Cepat Kaya Dan Terkenal", dsbnya? Tidak dapat disangkal bahwa judul-judul seperti itu memang menggugah hati kita untuk segera mengetahui apa saja isi list tersebut. Jauh sebelum gaya penulisan itu menjadi trend dewasa ini, Salomo sudah menuliskannya, "Tujuh Perkara Yang Dibenci Tuhan". Mengapa Tuhan membenci ketujuh perkara itu? Karena hal itu merupakan kekejian bagiNya, dan menghancurkan hidup serta hubungan dengan sesama manusia.

Salomo menempatkan mata sombong sebagai perkara pertama yang dibenci oleh Tuhan dan di kitab Amsal berulangkali ia mengatakan bahwa Tuhan sangat membenci dosa yang satu ini. Mata sombong adalah kata lain dari sifat jelek yang lebih dikenal dengan istilah angkuh, yaitu sifat yang memandang rendah orang lain dan menganggap diri sendiri yang paling pandai, kaya atau benar. Ada apa dengan mata sombong sehingga dibenci Tuhan?

Mata sombong dan hati congkak adalah pelita bagi Iblis dan antek-anteknya.

Pertama, "Pride is the oldest sin", artinya "Kesombongan adalah dosa yang tertua ". Kesombongan adalah lawan dari sifat rendah hati. Kesombongan adalah dosa pertama yang menjadikan Iblis sebagai oknum pertama yang jatuh ke dalam dosa. Kesombongan membuat Iblis memberontak dan ingin menyamai Allah Yang Mahatinggi. Pemberontakan itu membuatnya dihalau dari hadapan Tuhan (Yes 14:12-15).

Kedua, Ben Sirach menjelaskan "Pride is the reservoir of sin", atau "Kesombongan adalah gudang dosa ". Kesombongan merupakan "induk" dari banyak dosa lainnya. Oleh sikap sombong timbulah pertengkaran, karena si sombong tidak pernah mau mengaku salah; oleh kesombongan timbulah hati yang meremehkan; oleh kesombongan keluarlah kata-kata kasar yang menjatuhkan dan menyakiti hati sesama; oleh kesombongan keluarlah sifat yang suka meninggikan diri; oleh kesombongan si atheis tidak mengakui Tuhan.

Jika hati seseorang sudah ditutupi oleh "awan gelap" yang bernama kesombongan, maka ia tidak akan dapat melihat kekurangan atau kesalahannya sendiri. Kesombongan memĀ­buat orang selalu memegahkan diri dan menganggap diri paling benar, seperti Rabi Simeon yang berkata, "Dunia tidak akan cukup baik tanpa tiga puluh orang benar seperti Bapa Abraham. Jika ada sepuluh orang benar, maka saya dan anak saya berada dalam kumpulan orang benar itu. Jika hanya lima, maka saya dan anak saya pasti masuk di dalamnya. Jika hanya dua, itu adalah saya dan anak saya. Jika hanya satu, itu adalah saya!"

DOA : Tuhan, betapa pentingnya hidup rendah hati sehingga aku berkenan padaMu. Tegur dan ingatkan aku ketika mulai menyombongkan diri. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin.

Jauhkanlah diri dari mata sombong, karena Tuhan akan menghukumnya. "Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan." (Yes 2:12).

Konten ini telah dikunci. Anda tidak lagi dapat memposting komentar apapun.